DLH Akhirnya Tutup Paksa Dua Limbah Pabrik

by -38 views

METROPOLITAN – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor akhirnya bertindak cepat menangani pencemaran yang terjadi di Sungai Cileungsi. Mereka menutup secara permanen pipa pembuangan limbah dari dua industri di bantaran Sungai Cileungsi, kemarin. Penutupan pipa secara permanen itu milik PT IB yang berlokasi di Desa Limusnunggal, Kecamatan Cileungsi dan PT ABC di Desa Kembangkuning, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor.

“Penutupan ini merupakan bagian dari rangkaian inspeksi mendadak (sidak) yang digelar DLH Kabupaten Bogor,” terang Sekretaris DLH Kabupaten Bogor, Anwar Anggana. Menurut Anwar, tindakan tegas pihaknya diterapkan untuk mengantisipasi semakin tercemarnya Sungai Cileungsi oleh limbah industri. Sebab, banyak masyarakat yang mengeluhkan kondisi Sungai Cileungsi akibat limbah pabrik ini. “Sekaligus sebagai efek jera dan peringatan bagi seluruh industri yang limbahnya dibuang ke sungai,” ujarnya. Dalam kesempatan ini, Anwar mengakui jika air Sungai Cileungsi kerap menghitam.

Dampaknya, banyak warga bantaran sungai yang mengeluh karena mencium bau menyengat. Diduga menghitamnya sungai akibat tercemar limbah industri dan limbah rumah tangga. ”Akibat pendangkalan sungai di musim kemarau panjang hingga mengalami kedangkalan, menjadikan Sungai Cileungsi tercemar. Itu ditandai dengan menghitamnya air sungai,” katanya.

Anwar Anggana menambahkan, penutupan saluran buang limbah dua industri ini merupakan bagian dari tindakan tegas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor sesuai instruksi Bupati Bogor, Ade Yasin. Bukan hanya dua industri, DLH sendiri sudah mendata 12 industri dan kemungkinan bertambah. ”Data tersebut yang segera menyusul untuk dilakukan penutupan permanen saluran pembuangan limbah. Sabtu-minggu kami akan tindak empat perusahaan lagi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Komunitas Peduli Sungai Cileungsi-Cikeas (KP2C), Puaraman, mengapresiasi tindakan tegas yang dilakukan DLH Bogor. Diharapkan, pemerintah dapat mengawasi lebih ketat lagi setelah penertiban ini. ”Saya berharap DLH terus berupaya agar kualitas air sungai lebih baik,” terangnya.(mul/b/rez/py)