DLH Bogor Tutup Saluran Limbah Industri Pencemar Sungai Cileungsi

by -29 views

METROPOLITAN.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor menutup permanen pembuangan limbah dua pabrik industri di bantaran Sungai Cileungsi, Kabupaten Bogor, Selasa (17/9). Penutupan dilakukan dengan menutup pipa menggunakan semen.

Sekretaris DLH Kabupaten Bogor Anwar Anggana mengatakan, 2 pipa pembuangan yang ditutup permanen milik PT IB di Desa Limusnunggal, Kecamatan Cileungsi dan PT ABC di Desa Kembangkuning, Kecamatan Klapanunggal.

Penutupan itu merupakan bagian dari rangkaian inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan DLH Kabupaten Bogor.

Menurut Anwar, tindakan tegas diterapkan untuk mengantisipasi semakin tercemarnya Sungai Cileungsi oleh limbah industri. Sejauh ini, banyak masyarakat yang mengeluhkan kondisi Sungai Cileungsi yang tercemar.

“Sekaligus sebagai efek jera dan peringatan bagi seluruh industri yang limbahnya dibuang ke Sungai Cileungsi,” kata Anwar, Selasa (17/9).

Anwar pun tak memungkiri air sungai Cileungsi kerap terlihat menghitam. Banyak warga bantaran sungai mengeluh karena mencium bau menyengat, menghitamnya sungai diduga tercemar limbah industri dan juga limbah rumah tangga.

“Akibat pendangkalan sungai di musim kemarau panjang ini. Kondisi ini menjadikan Sungai Cileungsi tercemar berat. Ditandai menghitam pekatnya air sungai,” terangnya.

Penutupan saluran buang limbah dua industri itu merupakan bagian dari tindakan tegas pemerintah Kabupaten Bogor, sesuai instruksi Bupati Bogor Ade Yasin. Bukan hanya dua industri, DLH sendiri sudah mendata 12 industri dan kemungkinan bertambah.

“Data tersebut yang akan segera menyusul untuk dilakukan penutupan permanen saluran pembuangan limbahnya. Setiap sabtu minggu kami akan tindak empat perusahaan,” ungkap Anwar.

Sementara itu, Ketua Komunitas Peduli Sungai Cileungsi-Cikeas (KP2C) Puaraman, mengapresiasi tindakan tegas DLH Kabupaten Bogor. Ia juga meminta pengawasan yang lebih ketat terhadap Sungai Cileungsi.

Selain penindakan, Puarman meminta DLH Kabupaten Bogor melakukan langkah-langkah pemulihan lingkungan agar sungai menjadi baik.

“Saya berharap DLH terus berupaya melakukan penindakan agar kualitas air sungai menjadi baik,” tandasnya. (mul/b/fin)