Kemarau, Pancuran Tujuh Jadi Andalan Warga Nyalindung

by -

SUKABUMI – Mata air Pancuran Tujuh menjadi andalan warga Kampung Nyalindung RT 01/03, Desa Nyalindung, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi di saat kemarau melanda.

Air yang diambil warga ini digunakan untuk kebutuhan memasak, minum juga mencuci. Pancuran tujuh tak pernah kering karena itu menjadi tumpuan warga saat kemarau. Biasanya setelah subuh, warga mengantri air dari tempat tersebut dan menampungnya di dalam jeriken.

Warga, Fajar (20 tahun) mengatakan, akibat kemarau panjang yang melanda saat ini sumur-sumur warga mengering. ”Sumur di rumah sedang kering karena musim kemarau, jadi untuk sementara mengambil air dari pancuran tujuh ini, ” ucap Fajar.

Fajar mengungkapkan, sejakli mengambil air dari pancuran tujuh ini sebanyak 20 jeriken. Air tersebut untuk kebutuhan satu minggu.

”Biasanya mengangkut air kurang lebih sebanyak 20 jeriken, untuk persediaan selama satu minggu. Dari sini diangkut dengan menggunakan sepeda motor ke rumah, ” jelas Fajar. (suc/suf )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *