Lelang Pembangunan RKB SMPN 2 Cisarua Setingan?

by -32 views
SEPI : Kantor PT Somba Hassida yang beralamat di Jakarta terlihat sepi, muncul dugaan pemenang lelang pembangunan RKB SMPN 2 Cisarua sudah diseting.

CISARUA – Tudingan kepada Unit Layanan Pengadaan (ULP) barang dan jasa Kabupaten Bogor, terkait lelang pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) SMPN 2 Cisarua, yang diduga membuat setingan pemenang pekerjaan, nampaknya bukan tanpa alasan.

Direktur utama CV Raihan Putra,Jonarudinsyah, mencurigai adanya berkas dukungan beton dan plafon yang diragukan keabsahannya.Sampai kini pemenang lelang masih belum ditentukan,padahal pembangunan RKB itu hanya memilki waktu 110 hari saja,atau sekitar 3 bulan lebih.

“Bagai mana mau terwujud, sekarang saja sudah tinggal 3 bulan lagi ke akhir tahun,tapi pemenang lelang belum juga ditentukan,” ketus Jonarudin. Dia juga mengatakan, jika kebutuhan RKB di SMPN 2 Cisarua sangat mendesak,sehingga jika pemenang lelang belum ditentukan,sama saja dengan menghambat pendidikan.

“Kebutuhannya sangat mendesak, saya yakin jika Pejabat pembuat komitmen (PPK) belum menentukan, berarti ada persyaratan yang memang belum terpenuhi,”Katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pembangunan enam RKB di SMP Negeri 2 Cisarua menuai polemik. Muncul dugaan telah terjadi konspirasi lelang yang dilakukan ULP Kabupaten Bogor kelompok kerja (Pokja) 5,dengan perusahaan calon pemenang tender,PT Somba Hassida yang beralamat di Jakarta.

Hal tersebut dibantah Ketua Pokja 5 ULP kabupaten Bogor,Warman. Dia menjelaskan lewat pesan singkatnya, saat ini keputusan pemenang lelang sedang menunggu keputusan dari PPK.

“Saat ini Kami tinggal menunggu keputusan dari PPK,” jelas Warman. Adanya dugaan praktek ‘Kongkalingkong’ pada lelang tersebut, anggota DPRD Kabupaten Bogor,Wawan Haikal Kurdi, menegaskan, akan segera memanggil elemen-elemen yang terkait.

Untuk menanyakan kebenarannya, saya akan panggil elemen yang terkait,” ucap anggota DPRD Kabupaten Bogor, Wawan Hikal Kurdi ketika dihubungI wartawan. (ash/c/suf)