Lokasi Relokasi PKL bakal Dievaluasi

by -
SEPI: Inilah lokasi pedagang terdampak penggusuran saat berjualan di Jalan Nyi Raja Permas.

METROPOLITAN – Kebija­kan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengenai penataan kawasan pasar tradisional dari Pedagang Kaki Lima (PKL) belakangan menuai keluhan PKL yang direlokasi di sejum­lah tempat. Keluhan muncul lantaran para PKL menilai tempat yang baru itu tak se­ramai dulu. Bahkan, para pedagang ini sempat mengelu­hkan turunnya omset pasca-direlokasi.

Koordinator PKL MA Sal­mun, Apip Hamid, menilai, pasca- menempati lokasi baru di kawasan Nyi Raja Permas sejak Juni-Juli, omset per hari malah menurun drastis dibanding saat berjualan di MA Salmun. “Kalau di sini sepi, tak seperti di tempat lama,” katanya.

Ia berharap pe­merintah daerah sesegera mungkin mencari­kan solusi untuk mengatasi hal tersebut. “Harus segera diambil tindakan. Minimal membantu kami dalam pro­mosi atau melalui pemberi­tahuan lainnya,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kota Bogor, Anas S Rasmana, mengaku sudah berkomuni­kasi dan berdialog dengan Satuan Kerja Perangkat Dae­rah (SKPD) terkait demi mem­bicarakan persoalan ini. “Kami akan mencari tahu akar permasalahan yang menyebab­kan sepinya pengunjung di sejumlah lokasi baru dengan mengundang semua pihak untuk mengetahui dan menga­nalisa akar permasalahannya di mana,” tuturnya.

Anas pun berjanji akan men­carikan jalan keluar untuk permasalahan ini. Tak hanya itu, pihaknya juga siap menga­komodasi segala keluh kesah yang dirasakan pedagang. “Kami siap menghadirkan sejumlah pakar marketing untuk membuat lokasi relo­kasi menjadi ramai. Kita ca­rikan strategi jitu lah intinya,” terangnya.

Sekadar diketahui, PKL Taman Topi, Masjid Agung, Jalan Dewi Sartika, Sawojajar, MA Salmun hingga Jalan Mayor Oking adalah sejumlah PKL yang menjadi sasaran penertiban Pemkot Bogor demi terciptanya pasar tradi­sional yang lebih baik lagi. (ogi/c/yok/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *