Operasi Militer Non-Perang di Sungai Kali Baru

by -29 views
KOMPAK: Anggota TNI dan unsur masyarakat gotong-royong membersihkan sampah di Sungai Kali Baru.

METROPOLITAN – Ratusan prajurit bersama unsur masyarakat dan instansi Pemerintahan Kota serta Kabupaten Bogor berjibaku mengangkat tumpukan sampah di aliran sepanjang Kali Cipakancilan hingga Sungai Kali Baru.

Mereka harus naik turun ke aliran sungai maupun mengangkut sampah menggunakan tali karena tebing sungai sangat curam. Bau menyengat yang ditimbulkan dari sampah serta kotoran dan lumpur berwarna hitam pekat menempel di sekujur tubuh, bukan suatu rintangan besar bagi mereka.

Terpenting, tekad mereka selain agar sungai kembali bersih dari sampah rumah tangga maupun pedagang, juga menggugah masyarakat supaya sadar tidak membuang sampah sembarangan ke sungai.

Sudah lima hari personel TNI AD dan Korem 061/Suryakancana menggelar operasi militer non-perang. Hal itu untuk menyelesaikan segala masalah sepanjang Kali Cipakancilan hingga Sungai Kali Baru, salah satunya soal sampah.

”Setiap hari jumlah sampah yang diangkut mencapai 15-20 truk. Sampah ini kita angkat secara manual. Ada alat berat ukuran kecil tapi hanya bisa ngangkat di lokasi yang terjangkau saja,” kata Komandan Kodim 062 Kabupaten Bogor Letkol Harry Sutrisno, Selasa (17/9).

Operasi militer non-perang di Sungai Kali Baru itu merupakan bagian dari kegiatan Gerakan Aksi Indonesia Bersih yang diusung Ibu Negara Iriana Jokowi.

Tumpukan sampah mulai dari hulu Sungai Kali Baru, yaitu Kali Cipakancilan, menjadi perhatian serius ibu negara. ”Hari Kamis Ibu Negara Iriana Jokowi dijadwalkan akan meninjau dan ikut aksi pembersihan sampah di sini,” terang Harry.

Operasi militer selama satu minggu itu memancang target Sungai Kali Baru bisa bersih dari sampah yang dibuang ke sungai. Mengubah perilaku masyarakat kebiasaan buruk suka membuang sampah sembarangan ke sungai.

”Paling tidak secara fisik tumpukan sampah tidak ada di sepanjang sungai itu. Kalau masih kotor ya kita gerak lagi,” ujar Harry.

Selain TNI, sambung Harry, dalam operasi militer itu melibatkan berbagai unsur masyarakat dan instansi pemerintahan untuk mengangkut sampah sungai yang ada di masing-masing wilayah setempat selama satu pekan, terhitung sejak Jumat pekan lalu.

”Kita gabung dengan personel dari Kota Bogor. Untuk di Kabupaten Bogor sendiri ada sekitar 300 personel, sedangkan kota seratus personel,” bebernya.

Wajah Sungai Kali Baru kini mulai tampak berbeda dari sebelumnya. Keberadaan pasukan TNI telah membuat aliran sungai tersebut menjadi bersih.

Meskipun ada beberapa titik lokasi yang sampahnya belum diangkat. Salah satunya di Kampung Jambudipa, Cilebut Barat, Kabupaten Bogor, sampah yang menumpuk sejak tahunan di tepi maupun aliran sungai itu belum sepenuhnya dibersihkan. Selain volume sampah sangat banyak, juga sudah mengeras menyatu dengan lumpur. (ach/lip/ram/ run)