Pakansari Rugi Rp50 Juta

by -15 views

METROPOLITAN – Pertandingan antara PS Tira Persikabo yang menjamu tamunya Persib Bandung menyisakan pilu bagi warga Bogor. Pasalnya, stadion kebanggan warga Bumi Tegar Beriman dirusak tangan oknum-oknum tidak bertanggungjawab, saat terjadinya kericuhan didalam stadion saat pertandingan berlangsung.

Berbagai kelombang kekecewaan terhadap manajemen dan juga panitia penyelenggara pertandingan datang dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan juga Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bogor, atas rusaknya stadion Pakansari. Bahkan salah satu anggota DPRD Kabupaten Bogor, Aan Triana Al Muharom lebih memilih menolak Tira Kabo bermarkas di Pakansari jika yang ditimbulkan hanya kerusakan.

Setelah melakukan inventarisir, selama satu hari penuh. Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor memberitahukan kerusakan yang diterima oleh stadion berkapasitas 40 ribu penonton tersebut.

Menurut Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dispora Kabupaten Bogor, Rudy Achdiat, kerusakan yang diterima adalah 72 unit kursi, dua pagar pembatas dan juga beberapa keran air yang tidak luput dari tangan oknum suporter. “Dari kalkulasi yang kami lakukan kurang lebih jumlahnya mencapai Rp50 juta,” jelasnya kepada awak media, kemarin.

Lokasi yang paling parah terdampak kerusakan, menurut Dispora, terjadi di tribun Utara yang menjadi lokasi Ultras Curvasud (Persikabo) yang berada di belakang gawang kiper. Untuk perbaikannya sendiri, menurutnya akan memakan waktu selama tiga hari kerja.

Terkait dengan tanggungjawab yang akan diberikan oleh manajemen tim ataupu pihak penyelenggara, sampai saat ini Dispora belum mendapatkan kepastian. “Hari Kamis (19/09) besok, kita undang mereka (Tira Kabo) mengenai hal ini. Apakah mereka sendiri yang menyediakan kursi pengganti, atau dari kami yang mencari,” pungkasnya.

Sebelumnya, derby Pasundan antara PS Tira Persikabo melawan Persib Bandung di Stadion Pakansari berujung ricuh pada Sabtu (14/9). Kedua suporter saling adu jotos hingga merusak fasilitas stadion. Hal itu pun mengundang reaksi wakil rakyat di Bumi Tegar Beriman.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor dari Fraksi Golkar, Aan Triana Al Muharom, menyayangkan terjadinya kerusuhan yang berujung perusakan sarana dan prasarana Stadion Pakansari. Bahkan, tindak pidana yang mengakibatkan terlukanya pemain Persib Bandung. Ia pun meminta kerusakan yang dialami stadion bertaraf internasional serta tercorengnya nama Kabupaten Bogor itu harus ada yang bertanggung jawab.

Perlu diketahui, Stadion Pakansari yang dibangun Bupati Bogor Rahmat Yasin yang telah menghabiskan dana Rp282 miliar menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) itu saat ini menjadi markas PS Tira Persikabo. Dengan adanya kerusakan itu, ia mengaku akan mengevaluasi kembali MoU antar PS Tira Persikabo dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor. “Jangan sampai stadion yang dibangun dengan uang rakyat dan rusak karena adanya pengguna kegiatan tapi diperbaiki menggunakan uang rakyat lagi,” katanya kepada Metropolitan.(cr2/c/rez)