PB Prima Tatap Kerjurkot PBSI Kota Bogor

by -162 views
KOMPETISI: PB Prima menyambut dengan semangat Kejuaraan Bulutangkis Wali Kota (Kejurkot) dan mengapresiasi turnamen yang digagas PBSI Kota Bo­gor itu.

METROPOLITAN – Ke­juaraan Bulutangkis Wali Kota (Kejurkot) yang mem­perebutkan Piala Bergilir Wali Kota Bogor resmi di­gelar.

Dalam turnamen yang dihelat pada 31 Agustus-2 September di GOR Krida Giri, Kelurahan Kebonpedes, Kecamatan Tanahsareal itu, seluruh klub anggota dari Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kota Bogor pun ambil ba­gian. Salah satunya PB Prima. Sebagai klub di bawah naungan PBSI Kota Bogor, PB Prima menyambut dan mengapresiasi turnamen yang digagas PBSI Kota Bo­gor itu.

Pembina PB Prima, HA Saeful Bahri, berharap ada­nya turnamen tersebut mampu melahirkan tunas muda yang menjadi bibit atlet tepok bulu angsa asli Kota Hujan. Melalui kom­petisi, pengurus klub bisa melatih mental anak didik sekaligus mengukur kemam­puan teknik dan permainan mengolah raket.

Dalam kejuaraan ini, klub yang bermarkas di Kelura­han Tanahbaru, Kecamatan Bogor Utara itu akan men­urunkan 14 atlet andalan pada kategori prausia dini dan pemula. ”Selain itu, kami berharap PBSI Kota Bogor dengan nakhoda baru, Dewi Basmala, bisa mem­berikan perubahan serta warna baru bagi dunia bu­lutangkis Kota Hujan,” be­bernya.

Pria yang juga anggota DPRD Kota Bogor ini meng­ingatkan harus ada sinergi­sitas antara PBSI Kota Bogor dengan klub-klub anggota, terutama di bidang pembi­naan dan pem­bibitan atlet usia dini. ”Ke depan, PBSI Kota Bogor harus mampu melahirkan klub baru di setiap kecamatan dan itu modal dasar ketika kita bi­cara pembinaan dan pembi­bitan,” terangnya.­

Sementara itu, pelatih utama PB Prima, Duddy Pranajaya, menambahkan, target awal timnya pada kejurkot kali ini agar para atlet bisa lolos ke babak kedua. Sebab, PB Prima sendiri usianya baru seumur jagung dan jumlah atlet yang dibina saat ini berjumlah 50 dari berbagai kelurahan se-Kecamatan Bogor Utara. ”Al­hamdulillah atas dukungan berbagai pihak, terutama pembina, kami bisa bertahan sampai saat ini,” tutupnya. (ryn/b/yok/py)

Loading...