Pemerintah Pilih Jepang Garap Kereta Cepat JKT-SBY

by -57 views

METROPOLITAN– Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menegaskan bahwa pemerintah akan memilih Jepang untuk menggarap kereta kencang alias semicepat Jakarta-Surabaya (JKT-SBY). Sebelumnya, China juga mengajukan minat untuk menggarap proyek tersebut. Budi menyatakan kini pihaknya sedang menyelesaikan draf perjanjian Indonesia-Jepang soal proyek kereta kencang JKT-SBY. Ia menegaskan minggu depan perjanjian akan diteken. ”Kita akan konsekuen sama Jepang, sudah ada proses yang kita lakukan. Kereta semicepat Jakarta-Surabaya, hari ini kita finalkan MoU-nya. Minggu depan akan kita tanda tangan,” kata Budi di JCC Senayan, Jakarta. Pemerintah sudah tegas untuk memilih Jepang. Saat ditanya apakah China sudah tidak memiliki harapan menggarap proyek kereta kencang JKT-SBY, Budi pun mengamini. ”Iya, iya betul,” ujarnya. Budi mengungkapkan beberapa hal, pertama pihaknya ingin proyek itu nantinya tidak menelan investasi yang besar. Selanjutnya, pemerintah ingin penggunaan komponen dalam negeri diperbanyak. ”Yang penting kalau kita kriterianya itu investasi nggak besar, local content juga diperbanyak,” tegas Budi. Terakhir, Budi meminta agar partisipasi kontraktor lokal diperbanyak dalam pembangunan konstruksi kereta kencang itu. ”Dan juga partisipasi kontraktor lokal diperbanyak,” imbuhnya. Untuk investasinya sendiri, Budi menyatakan soal angkanya belum kelihatan. Ia mengatakan bahwa investasi akan diukur dalam Feasibility Study (FS) resmi yang akan dilaksanakan usai teken MoU. ”Itu semua bagian negosiasi, angkanya belum ada. Justru FS ini yang akan bisa mengukur berapa investasinya,” ungkap Budi. Budi juga menegaskan pemerintah akan bekerja sama dengan Jepang dalam menggarap proyek kereta kencang. Yang artinya China tidak ada lagi harapan untuk menggarap proyek tersebut. ”Kita akan konsekuen sama Jepang, sudah ada proses yang kita lakukan,” tegas Budi. Sebelumnya, perusahaan China menyatakan minatnya menggarap proyek kereta kencang JKT-SBY. Perusahaan perkeretaapian China Railways Construction Corp (CRCC) mengungkapkan minatnya langsung kepada Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan. (dtk/mam/run)