Polisi Bongkar Pemalsuan ‘SIM’ Operator Alat Berat di Tanjung Priok

by -116 views

METROPOLITAN.id – Polres Pelabuhan Tanjung Priok mengungkap praktik kotor penerbitan surat izin operator (SIO) palsu. Surat yang menjadi ‘SIM’ nya para operator alat berat itu dipalsukan agar bisa mengoperasikan alat pengangkut peti kemas.

Idealnya, seorang operator mengantongi SIO agar berhak menggunakan alat berat ketika bekerja. Selain sertifikat, operator juga mempunyai kartu tanda pengenal seperti SIM untuk memuluskan pekerjaannya. Kecakapan mereka patut diacungi jempol dan harus diakui oleh Kementrian Ketenagakerjaan RI.

Kasus tersebut bermula ketika ditemukan adanya pekerja yang tewas saat berkerja dekat alat berat di Pelabuhan Tanjung Priok Agustus 2019 lalu. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, ada 4 orang yang menjadi korban. 3 di antaranya tewas dan satu orang luka berat.

Penyelidikian polisi mengerucut kepada BS, seorang operator alat berat yang mengaku bisa membuat SIO dengan harga murah. Pria yang bekerja di PT F Jalan Babek TNI, Cilincing, Jakarta Utara itu menawarkan SIO palsu kepada rekan sesama operator.

“Dia operator yang berperan menawarkan
SIO palsu ke temen-temennya. Dia juga menjamin punya kenalan dan tidak perlu ke Depnaker untuk membuat SIO,” ujar Argo di Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Rabu (11/9).

Pendalaman kasus itu kemudian memunculkan tersangka baru, EEL turut diseret polisi karena berperan sebagai pengetik data dari pengajuan SIO yang ditawarkan oleh BS.

“EEL mengetik data dari pengajuan SIO palsu. Dengan blanko kosong dia kemudian mengetik data tadi,” terangnya.

Tidak sampai di situ, polisi juga mengamankan AR, seorang yang memilki blanko kosong lengkap dengan cap basah untuk SIO. Pembagian hasil nantinya akan dilakukan setelah pembayaran SIO rampung dilakukan. Satu SIO biasanya dibanderol Rp500 ribu. (ktr/fin)