Rayakan Muharam, Lapas Paledang Gelar MTQ

by -9 views

METROPOLITAN – 11 instansi aparat penegak hukum beserta TNI dan Polri, unjuk kebolehan dalam perlombaan MTQ di Aula Graha Sahardjo, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Peledang Kelas II A Bogor, kemarin pagi. Lantunan ayat suci Al-Qur’an, silih berganti dilantunkan para peserta dengan suara merdunya.

Acara yang diperuntukan untuk aparat penegak hukum Kota Hujan tersebut, digagas langsung Kepala Lapas Paledang Kelas II A Bogor Teguh Wibowo, sebagai ajang silaturahmi. Selain silaturahmi, perlombaan tersebut juga untuk memeriahkan perayaan 10 Muharam, yang erat hubungannya dengan perayaan hari raya anak yatim.

Selain silaturahmi dan perayaan 10 Muharam, sambung Teguh, kegiatan ini juga untuk menamkan nilai-nilai agama, ke dalam diri aparatur penegak hukum. “Agar aparat penegak hukum untuk senantiasa bertugas sesuai dengan pedoman Al-Quran, agar setiap petugas dapat menjalankan fungsinya dengan lurus sesuai dengan ajaran agama,” katanya.

Ia berkeyakinan, kegiatan ini dapat meminimalisir sejumlah stigma negatif dari masyarakat, yang selama ini kerap kali menilai aparatur penegak hukum tidak amanah. “Kita harus mampu menepis stigma negatif di masyarakat, yang katanya menilai aparat penegak hukum tidak amanah,” tuturnya.

Teguh juga mengaku sangat berterimakasih, kepada Pemerintah Kota Bogor yang sudah mendukung penuh kegiatan ini. “Saya juga sangat berterimakasih kepada pemerintah Kota Bogor, yang sudah mendukung penuh acara ini, sehingga acara ini bisa terlaksana dengan semestinya,” ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Ade Sarip Hidayat mengaku sangat mengapresiasi kegiatan ini. Ia menilai, kegiatan ini sangat unik dan menarik terlebih dilaksanakan di tempat lembaga permasyarakatan. “Saya apresiasi betul ide dari Kepala Lapas Paledang ini. Kegiatannya unik dan sangat menarik,” ujar Ade.

Ia berpesan kepada aparat penegak hukum, agar senantiasa berpedoman kepada norma agama dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya. Selalu mengedepankan keadilan dalam mengambil keputusan, serta mengesampingkan kepentingan dan keberpihakan kepada golongan tertentu.

“Semoga dengan adanya kegiatan seperti ini, aparat penegak hukum Kota Bogor mampu melaksanakan tugasnya dengan baik, sesuai dengan ketentuan dan produk hukum yang berlaku. Serta selalu mengutamakan dan mengedepankan keadilan diatas segala-galanya,” pesannya.

Sekedar diketahui, 11 instansi yang ikut dalam perlombaan MTQ, merupakan perangkat daerah yang bekerja dalam menegakan hukum. Seperti Lapas, Polres, Kodim, Korem, Denpom, Zeni, Imigrasi, Bapas, Pengadilan, Denpom hingga kejaksaan. (ogi/b/yok)