Sambut Hari Santri dan Konfercab 2019

by -37 views

METROPOLITAN – Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Bogor menyambangai kantor redaksi Harian Metropolitan, Gedung Graha Pena Yasmin, kemarin (16/9). Tak hanya silaturahmi, rombongan yang diketuai Rahmat Imron Hidayat itu juga berbincang-bincang dengan awak redaksi, soal agenda besar yang akan dihelat Oktober mendatang. Yakni peringatan Hari Santri ke-4 sekaligus Konfrensi Cabang (Konfercab) GP Ansor, menentukan pimpinan masa jabatan 2019-2023.

Laporan : Ryan Muttaqien

Rencananya, hajatan besar GP Ansor tahun ini akan dilaksanakan pada 20 Oktober mendatang di Gelanggang Olahraga (GOR) Pajajaran. Kejutan besar untuk para santri dan alim ulama se-Kota Bogor, akan disajikan oleh pengurus GP Ansor dalam Hari Santri yang sejatinya dirayakan tiap 22 Oktober. Namun perayaannya dimajukan agar bisa berbarengan dengan Konfercab 2019. Mengingat, ketua saat ini dipastikan tidak akan melanjutkan perjuangan sebagai ketua pada periode mendatang, dan habis pada 30 Oktober nanti.

“Kita tarik supaya berbarengan, jadi lebih meriah. Diawali dengan kegiatan PKD (Pelatihan Kader Dasar, red) pada hari sebelumnya yang diikuti 300-an santri, lalu 20 Oktober pagi kita gelar puncak kegiatan hari Santri, lalu siangnya selepas dzuhur kita mulai konfercab,” kata Ketua Panitia Organizing Comitee (OC) Konfercab ke-8 GP Ansor Kota Bogor, Budi Kurniawan kepada wartawan koran ini, kemarin.

Kegiatan bakal berlangsung lebih awal, untuk memberikan kado terbaik bagi para santri dan kiai Kota Bogor. Serta melaksanakan Konfercab GP Ansor untuk regenerasi kepemimpinan, dengan dilibatkan 3.000 santri dan 200-an alim ulama se-Kota Bogor. Acara puncak ada pembacaan qori terbaik dengan formasi kuartet, yang salah satunya juara qori nasional dari Kota Bogor. “Tausyiah kebangsaan oleh Ketua PCNU K.H. Hasan Nuri Hidayatullah. Kegiatan ini untuk menunjukkan kepengurusan Rahmat Imron Hidayat ingin memberikan yang terbaik, kado dan kejutan terbaik,” jelasnya.

Beberapa nama sudah mendaftar dan sedang mengikuti proses verifikasi untuk menggantikan posisi Rahmat Imron Hidaya menjadi ketua, yakni Anjas Andi Barus (Sekretaris KNPI Kota Bogor), Ahmad Bustomi (Ketua Rijalul Ansor), Ahmad Irfan (Sekretaris PC), Budi Kurniawan (Pengurus), Bagus Maulana (Ketua KNPI Kota Bogor), Noval Samsudin (Bendahara Umum) dan Riadul Muslim (pengurus GP Ansor yang juga aktif di PD Pasar Pakuan Jaya). Melanjutkan regernasi kepemimpinan di GP Ansor. Nama-nama itu yang memenuhi syarat, tapi tidak menutup kemungkinan untuk calon ketua yang lain akan muncul nama baru.

Ditempat yang sama, Ketua GP Ansor Kota Bogor Rahmat Imron Hidayat mengaku tidak akan maju kembali sebagai pimpinan periode empat tahun kedepan. Romy, sapaan karibnya  mengaku tidak akan maju kembali dalam konfercab karena niat memberikan kesempatan kepada kader-kader GP Ansor untuk berkhidmat. Romy, sapaan karibnya juga ingin agar konfercab kali ini bukan hanya prosesi suksesi kepemimpinan, tapi juga membahas isu permasalahan di Kota Bogor.

“Diantaranya soal raperda yang belum selesai, soal LGBT, BUMD, ancaman keberagaman serta evaluasi perda diniyah takmiliyah. Menyangkut publik itu. Kita juga harus bisa ambil peran tidak hanya didalam. Intinya bukan cuma soal suksesi takhta, tapi peduli terhadap kebijakan. Dan terpenting, memberikan kado terbaik untuk para santri dan ulama se-Kota Bogor,” pungkas Romy. (ryn/c/yok)