‘Setan Merah’ Bayangi De Gea

by -130 views

METROPOLITAN – Juventus sedang me­rancang rencana untuk mendapatkan Da­vid De Gea dari Manchester United. Sejauh ini sudah cukup indikasi adanya usaha De Gea meninggalkan Old Trafford.

Rumor kepindahan De Gea itu bukan hal baru, MU seharusnya sudah terbiasa menghadapinya. De Gea pernah dihubungkan dengan Real Madrid, tetapi akhirnya rumor itu sirna dengan sendirinya usai Madrid mendapatkan Thibaut Courtois.

Kini, situasi yang sama kembali terulang, ha­nya klub yang dikaitkan saat ini Juventus. Kabarnya, De Gea sudah tidak terlalu yakin dengan perkembangan skuat Setan Merah. Setidaknya sudah ada tiga indikasi bahwa De Gea bisa jadi bergabung dengan Juventus.

De Gea menjalani satu tahun terakhir dalam kontraknya. MU sudah menawarkan kon­trak baru dengan gaji 350.000 per pekan, tetapi De Gea ma­sih belum membubuhkan tanda tangannya. Kondisi ini membuat pimpinan Juventus waspada. Mereka tahu bahwa situasi sangat mendukung untuk mendapatkan De Gea secara gratis. Artinya, MU bisa rugi besar karena trans­fer De Gea.

Juara Italia ini tidak beru­saha menyembunyikan minat terhadap De Gea. Mereka tahu De Gea jauh lebih hebat dari Wojciech Szczesny dan bisa membantu mewujudkan mimpi di Liga Champions.

Juventus bukan awam dalam hal menculik pemain di tahun terakhir kontraknya. Kasus teranyar, mereka mendapat­kan Aaron Ramsey dari Arse­nal pada Januari 2019 lalu. Kondisinya sama persis dengan De Gea sekarang. Langkah itu bukan berarti Juve tak pu­nya uang, hanya memilih jalan terbaik. Sudah ada ba­nyak pemain-pemain hebat yang bergabung dengan Juve lewat skema ini. Selain Juve, PSG juga dikabarkan sebagai salah satu peminat, tetapi sepertinya De Gea lebih con­dong memilih Si Nyonya Tua.

Bagaimanapun, jika sampai Januari 2020 De Gea tidak meneken kontrak baru, mudah menduga dia bakal berakhir di Turin. Kondisi skuat kedua tim juga mendukung keper­gian De Gea. Juventus sudah sangat kuat hampir di setiap lini, tapi mereka masih mem­butuhkan kiper tangguh yang bisa jadi andalan di panggung Eropa.

Hasrat Juve menjuarai Liga Champions begitu besar. Me­reka mendatangkan Cristiano Ronaldo dan Matthijs de Ligt untuk mewujudkannya. Ten­tu De Gea bisa melengkapi proyek pembangunan skuat juara tersebut. Di sisi lain, kondisi skuat MU juga bisa mendorong kepergian De Gea. Sudah bertahun-tahun MU menghadapi masalah yang sama. Ole Gunnar Solskjaer berusaha memperbaiki, tapi mungkin De Gea tak mau terus larut dalam janji perombakan skuat yang tak kunjung selesai.

Jika itu terjadi, maka David de Gea akan berstatus bebas transfer pada akhir musim 2019/2020 ini. Manchester United sudah memulai pem­bicaraan kontrak dengan Da­vid de Gea sejak tahun 2018 yang lalu. United ingin kiper asal Spanyol tersebut bertahan lebih lama lagi di Old Trafford.

David de Gea tampil tidak terlalu bagus pada musim 2018/2019 lalu. Klub-klub yang awalnya tertarik untuk me­makai jasanya pun mulai mundur. Namun, kondisi ini tak membuat De Gea segera meneken kontrak baru.

United terus merayu kiper berusia 28 tahun. Gaji dalam jumlah yang besar ditawarkan. Tetapi, kabar terbaru menyebut David de Gea menolak men­eken kontrak baru.

Negosiasi kontrak baru Man­chester United dengan David de Gea memang berjalan ru­mit. Ada banyak faktor yang membuat kedua belah pihak tidak saling sepakat meskipun sudah lebih dari setahun mela­kukan negosiasi.

David de Gea awalnya me­minta naik gaji. Pihak United pun memenuhi tuntutan ter­sebut. Setan Merah telah me­nyiapkan gaji senilai 350 ribu pounds per pekan dengan kontrak berdurasi lima tahun untuk kiper asal Spanyol. Namun, David de Gea belum juga meneken kontrak yang disiapkan pihak klub. Kabarnya, mantan kiper Atletico Madrid tersebut ragu karena klub tidak punya orientasi yang cukup besar untuk meraih gelar ju­ara. (bol/mam/run)