SMA/SMK Wajib Bentuk Tim BOS

by -434 views
ILUSTRASI: Sekretaris Disdik Jabar, Firman Adam saat melakukan kunjungan ke Kota Bogor, beberapa waktu lalu.

METROPOLITAN – Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat (Jabar) mengimbau kepada seluruh SMA/SMK yang ada di wilayah Jabar untuk segera membuat tim Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Hal ini dilakukan mengingat bantuan pendidikanharus ada yang mengatur dan memanajemeni bantuan yang diberikan oleh pemerintah.

Sekretaris Disdik Jabar, Firman Adam, mengatakan tugas tim BOS sudah diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2019. Salah satunya tim wajib mengisi, mengirim dan memutakhirkan data pokok pendidikan (dapodik) secara lengkap.

Tim BOS, sambungnya, berperan memastikan dan bertanggung jawab terhadap data yang masuk dalam dapodik sesuai kondisi riil di sekolah. “Selain itu memverifikasi sesuai jumlah dana yang diterima data peserta didik, menyelenggarakan keadministrasian secara lengkap sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, memenuhi ketentuan transparansi pengelolaan dan penggunaan serta menyusun dan menyampaikan laporan secara lengkap,” katanya.

Sekolah, lanjut Firman, sudah seharusnya membuat tim BOS untuk menentukan penggunaan dana BOS reguler yang didasarkan pada skala prioritas kebutuhan sekolah. Terutama, untuk mempercepat pemenuhan standar nasional pendidikan (SNP) dan berdasarkan kesepakatan bersama antara tim BOS, kepala sekolah, guru dan komite sekolah.

Sekdisdik menambahkan, pemerintah meluncurkan dana BOS untuk membantu pendanaan biaya operasi dan nonpersonalia sekolah. Juga meringankan beban biaya operasi sekolah bagi peserta didik pada sekolah yang diselenggarakan oleh masyarakat serta meningkatkan kualitas proses pembelajaran di sekolah.

“Begitupun dengan BOS reguler pada SMA dan SMK, bertujuan membebaskan pungutan atau membantu biaya bagi peserta didik yang orangtua/walinya tidak mampu guna memperoleh layanan pendidikan yang terjangkau dan bermutu,” ujarnya.(glm/rez)