Tega, Kakek dan Nenek di Bogor Dibunuh Tetangga dengan Sadis

by -301 views
Pelaku pembunuhan pasangan sepuh di Ciampea Bogor, RN (36) diamankan Polres Bogor saat rilis di Mako Polres Bogor, Selasa (17/9). (Foto: Sandika/Metropolitan)

METROPOLITAN.id – Entah apa yang merasuki pikiran RN. Lelaki 36 tahun itu tega membunuh pasangan sepuh di Ciampea, Kabupaten Bogor SN (70) dan MN (65). RN tega menghabisi keduanya dengan cara sadis seperti dipukul dan dicekik.

Informasi yang dihimpun, pembunuhan tersebut terjadi pada 31 Mei 2018 di Kampung Pabuaran RT04/03, Desa Ciampea, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor.

Aksi pembunuhan ini terungkap bermula dari rasa penasaran anak korban karena orang tuanya tak kunjung keluar. Sang anak lalu meminta tolong tetangganya untuk mengecek kedua orang tuanya.

Tetangga korban lalu melihat kondisi rumah melalui jendela sekolah TK yang lokasinya bersebelahan dengan rumah korban. Karena kurang jelas, tetangga masuk ke dalam rumah dan menemukan korban sudah tergeletak tak bernyawa di lantai kamar.

Kaget melihat keduanya meninggal, sang tetangga lantas memberi tahu anak korban. Kasus ini pun langsung dilaporkan ke kepolisian yang langsung melakukan penyelidikan.

Kapolres Bogor AKBP A.M Dicky menunjukan barang bukti kasus pembunuhan pasangan sepuh di Ciampea Bogor saat rilis di Mako Polres Bogor, Selasa (17/9). (Foto: Sandika/Metropolitan)

Setelah diusut, pelakunya diketahui merupakan tetangga korban. Pelaku kesal karena ketahuan mencuri di warung milik korban hingga gelap mata dan membunuh keduanya.

Saat itu, pelaku masuk ke dalam rumah korban untuk membeli rokok dan mengambilnya langsung. Aksi itu lalu dipergoki korban SM yang langsung meneriaki maling. Korban sempat mencakar pelaku namun dibalas dorongan oleh pelaku.

Saat didorong, korban menginjak keset lalu terjatuh. Pelaku lantas memukuli dan mencekik korban hingga meninggal dan menutup pintu bagian dapur dari belakang.

Tak sampai di situ, pelaku lalu mendorong pasangan SM, HM hingga membentur ujung tempat tidur. Pelaku lalu memukuli bagian dada dan mencekiknya hingga meninggal.

Melihat keduanya sudah tak bernyawa, pelaku melarikan diri dengan cara memanjat kursi dan membobol internit dan turun di dalam rumah kontrakan pelaku yang posisinya bersebelahan dengan rumah korban.

“Pelaku ini mencuri barang kelontongan, karena ketahuan langsung panik,” kata Kapolres Bogor AKBP A.M Dicky saat rilis di Mako Polres Bogor, Selasa (17/9).

Pelaku berhasil ditangkap pada 10 September lalu dalam pelariannya di Solok, Padang, Sumatera Barat.

“Pelaku kita kenakan Pasal 338 KUHP dan atau Pasal 351 (3) KUH tentang pembunuhan dan atau penganiayaan yang mengakibatkan matinya orang dengan ancaman hukuman hingga 15 tahun penjara,” tandasnya. (fin)