Asyik, Gaji 490 ASN Naik

by -12.1K views
SEMRINGAH:Bupati Bogor Ade Yasin saat menyerahkan Surat Keputusan (SK) kenaikan pangkat periode 1 Oktober 2019 kepada ratusan ASN, kemarin.

METROPOLITAN – Sebanyak 490 Aparatur Sipil Negara (ASN) tengah berbahagia. Mereka bakal menerima gaji lebih berar dari bulan-bulan sebelumnya. Hal ini menyusul telah diberikannya Surat Keputusan (SK) kenaikan pangkat periode 1 Oktober 2019 kepada ratusan ASN tersebut, kemarin. Penyerahan dihadiri langsung Bupati Bogor Ade Yasin di Gedung Tegar Beriman Cibinong, kemarin.

Ade Yasin mengatakan, kenaikan pangkat para ASN merupakan hak yang harus dipenuhi. “Kenaikan Pangkat memang hak semua pegawai, saya, pak wakil dan pak sekda tidak akan menghalangi, tapi saya ingin para ASN Kabupaten Bogor menunjukan kualitas dan kinerja yang maksimal,” kata Ade.

Ia juga menegaskan, mutasi dan rotasi merupakan hal yang biasa, jangan dijadikan sesuatu yang dianggap tidak baik. “Rotasi, mutasi merupakan hal yang biasa di dalam dunia kerja. Saya tidak mau mendengar ada bahasa dibuang, kalau pindahnya masih di wilayah Kabupaten Bogor itu rotasi dan mutasi, kalau dibuang mungkin pindah ke Papua atau ke Kalimantan yang akan menjadi ibu kota baru,” tegasnya.

Ade Yasin pun menambahkan, butuh kerja sama tim yang kuat dalam menjalankan roda pemerintahan. “Saya ingin kerja sama yang kuat di berbagai sektor, kita ini super team bukan superman, kalau supermen itu kan individual, kalau kita kan bekerja secara tim,” tambahnya.

Di tempat yang sama, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Bogor, Zulkifli menjelaskan dari 490 ASN yang mendapatkan kenaikan pangkat terdiri dari berbagai golongan. “Pertama saya ucapkan selamat atas kenaikan pangkat bapak ibu semua, dan perlu diketahui dari 490 yang mendapat kenaikan pangkat, 216 petikan SK diberikan kepada Golongan IV, 199 petikan SK untuk Golongan III, 70 petikanSK untuk Golongan II dan 5 petikan SK untuk Golongan I,” jelas Zul.

Seperti diketahui, gaji PNS diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedelapan Belas Atas Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1977 tentang Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil. Dalam lampiran PP ini disebutkan, gaji terendah PNS (golongan I/a masa kerja 0 tahun) menjadi Rp1.560.800. Sementara gaji tertinggi PNS (golongan IV/2 masa kerja lebih 30 tahun) menjadi Rp5.901.200.

Untuk PNS golongan II (II/a masa kerja 0 tahun), gaji terendah menjadi Rp2.022.200, tertinggi (II/d masa kerja 33 tahun) menjadi Rp3.820.000. Golongan III (III/a masa kerja 0 tahun), kini gaji terendah menjadi Rp2.579.400, tertinggi (III/d masa kerja 32 tahun) menjadi Rp4.797.000.

Sedangkan gaji PNS golongan IV terendah (IV/a masa kerja 0 tahun) menjadi Rp3.044.300 dan tertinggi (IV/e masa kerja 32 tahun) menjadi Rp5.901.200. (*/els)