Bebersih Ciliwung, Anggota DPR RI Turun Gunung

by -

METROPOLITAN.ID – DPR RI dari Komisi V, Eddy Santana Putra merasa geram dan kecewa dengan pencemaran sungai Ciliwung oleh berbagai limbah rumah tangga ataupun Industri.

Tak heran, jika ESP, panggilan akrab dari Mantan Walikota Pelembang itu harus turun langsung kerjabakti secara rutin membersihkan sampah dan berbagai limbah rumah tangga yang ada di aliran Sungai Ciliwung sampai ke Sungai Cibalok, Ciawi, Kabupaten Bogor

ESP mengatakan, saat ini Ciliwung yang berhulu dikawasan Puncak , Kabupaten Bogor dan mengalir sampai ke Jakarta , tampak sudah kumuh, butek dan tercemar beragam limbah.

“ Saya kecewa dengan kondisi seperti ini, harusnya Dinas terkait yang ada di Kabupaten Bogor Pro Aktif dalam melakukan penataan kebersihan Sungai Ciliwung ,” ujar ESP yang turun langsung ikut kerjabakti dengan warga Pandansari, Ciawi, Kabupaten Bogor membersihakn Sungai ciliwung.

Persoalan Sampah dan Limbah Rumah Tangga ataupun Pabrik yang ada di Sungai Ciliwung jika dibiarkan begitu saja akan menimbulkan bencana banjir di Bogor, Depok dan Jakarta.

“ Heran saya, pada kemana Kepala Dinas Terkait di Kabupaten Bogor. Apakah mereka tidak pernah turun ke lapangan ? Saatnya kita bekerja untuk rakyat,” tegas politisi Partai Gerndra.

Harusnya, SKPD terkait, kata ESP, harus keliling memantau lokasi lokasi sungai yang sudah mulai tercemar sampah dan limbah rumah tangga

Hal yang sama dikatakan,Tuty Alawiyah, anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bogor yang sangat kecewa dengan kinerja beberapa SKPD di Kabupaten Bogor.

Istri dari Eddy Santana Putra ini secara rutin tiap akhir pekan melakukan kerja bakati Sungai Ciliwung dengan elemen Sahabat Tuty Alawiyah ( Sahati) mengaku kecewa dengan situasi kemacetan di sekitar Ciawi- Gadog

Persoalan kemacetan sepertinya semakin parah dan ditambah dengan banyaknya sampah-sampah di sepanjang jalan yang membuat kumuh lingkungan jalan di Ciawi, bahkan kondisi ini juga terjadi di Cibinong yang noteben sebagai Ibukota dari Kabupaten Bogor

“ Saya dan suami keliling tiap hari sampai ke Pasar. Tampak kumuh dan kotor . Ini harus dicarikan solusi terbaik. Karena saya mencintai Kabupaten Bogor. Kami ini bekerja untuk rakyat,” paparnya

Tolong kepala dinas terkait, sambung Tuty, untuk tidak diam dan harus terjun langsung ke lapangan secara rutin jadi tahu kondisi dan fakta sebenarnya yang terjadi di lapangan

“Malu Kalau Kabupaten Bogor kumuh dan sampah dimana mana. Saya tidak akan diam menyikap soal ini. Saya akan terus bergerak dan bersuara lantang agar ada solusi untuk mengatasi soal masalah ini, supaya Kabupaten Bogor benar benar maju .” tegasnya. (Suf)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *