Buntut Ricuh, Indonesia Didenda Rp643 Juta

by -17 views
BENTROK: Suporter Indonesia dan Malaysia bentrok saat laga kualifikasi Piala Dunia 2022 di Stadion Gelora Bung Karno, beberapa waktu lalu, hingga FIFA menjatuhkan sanksi denda kepada Indonesia

METROPOLITAN – FIFA menjatuhkan sanksi denda kepada Indonesia sebesar CHF 45.000 atau sekitar Rp643 juta. Sanksi itu diberikan lantaran kerusuhan suporter saat laga kualifikasi Piala Dunia 2022 Indonesia vs Malaysia di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta pada Kamis (5/9).

Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menghormati proses hukum dan putusan dari FIFA. Kami akan segera memenuhi kewajiban kami dan mengevaluasi agar tidak terulang,” kata Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destria.

Menurut Tisha, PSSI berharap peristiwa pada 5 September 2019 lalu akan menjadi kejadian terakhir. “Sepak bola harusnya menyatukan, mempromosikan keragaman budaya dan menyerukan sikap saling menghormati,” kata Tisha.

Hukuman itu memang menjadi kerugian bagi PSSI. Namun, ke depannya PSSI akan terus menyerukan kampanye persatuan dan kesatuan di sepak bola Indonesia. PSSI juga mengharapkan sinergitas dari semua pihak untuk mewujudkan nilai-nilai baik dalam sepak bola.

Sekadar diketahui, kerusuhan di GBK 5 September itu cukup menjadi perhatian dunia. Beberapa fan Indonesia melemparkan botol dan bom asap. Pertandingan sempat dihentikan sekitar sepuluh menit.

Menteri Pemuda dan Olahraga Syed Saddiq Syed Abdul Rahman yang menyaksikan langsung timnas berlaga, bahkan sempat diamankan di area dalam stadion, sambil menunggu hal-hal menjadi tenang sebelum mereka keluar dengan aman. Dalam pertandingan tersebut, Indonesia keok 2-3 dari tamunya. (jpnn/rez/run)