Cinta Segitiga Pemandu Lagu, Selingkuhan Tewas Digorok, Mayatnya Dibuang di Bocimi

by -

METROPOLITAN.id – Cinta memang buta. Barangkali ungkapan itu cocok menggambarkan kisah dua tersangka pembunuhan berencana yaitu RD (29) dan kekasih perempuannya DF (28).

RZ tega menggorok AW (35) karena cemburu kekasihnya terlibat asmara dengan korban.

Aksi pembunuhan ini terungkap saat petugas jalan tol menemukan sesosok mayat du Kilometer 57 Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi), (17/9).

Saat ditemukan, mayat tersebut dalam kondisi mengenaskan dengan luka menganga di bagian leher.

Usut punya usut, mayat tersebut adalah AW, sopir salah satu taksi konvensional. AW diketahui tewas karena dibunuh RD dengan cara sadis kemudian mayatnya dibuang ke pinggir tol.

Kapolres Bogor AKBP Muhammad Joni menunjukkan barang bukti pembunuhan saat rilis di Mako Polres Bogor, Senin (28/10). (Foto: Sandika/Metropolitan)

Kasus ini bermula ketika pelaku RD berpacaran dengan DF yang merupakan seorang pemandu lagu (PL). Namun, hadir orang ke tiga dalam hubungan asmara mereka yaitu korban, AW.

RD yang dimakan api cemburu kalap. Ia lantas memaksa sang kekasih membuka mulut soal hubungan gelapnya dengan korban.

RD juga sempat mengancam sang kekasih akan membunuhnya jika tidak terus terang.

“Akhirnya si perempuan, DF, memberitahu kepada pelaku bahwa ia memiliki hubungan dengan si korban,” kata Kapolres Bogor AKBP Muhammad Joni saat rilis di Mako Polres Bogor, Senin (28/10).

Mengetahui hal itu, pelaku kemudian merencanakan pembunuhan terhadap korban. Akhirnya, korban dipancing lewat sang pacar untuk bertemu di daerah Cibubur.

Saat bertemu, si perempuan juga mengajak pacarnya. Mereka bertiga lantas melanjutkan perjalanan ke arah Puncak Bogor menggunakan mobil korban.

Di tengah jalan, tepatnya di rest area KM 57 Ciawi, pelaku dan pacarnya sempat cekcok. Sang pacar lalu meminta berhenti dengan alasan akan ke toilet.

Saat itulah pelaku menggorok leher korban dari belakang menggunakan golok yang sudah disiapkan.

“Saat memberhentikan mobil, pelaku langsung mengeluarkan golok dan langsung diarahkan ke leher korban dengan dua tangan menggorok leher pelaku. Sehingga banyak terluka dan ada beberapa urat yang putus dan korban meninggal dunia,” terangnya.

Barang bukti pembunuhan berencana yang diamankan saat rilis di Mako Polres Bogor, Senin (28/10). (Foto: Sandika/Metropolitan)

Setelah korban meninggal, pelaku panik dan langsung membawa mayat korban ke arah Tol Bocimi. Tepat di Kilometer 57 mayat korban dibuang dan pelaku bergerak menuju arah Depok untuk membersihkan mobilnya.

“Setelah itu pelaku langsung lari ke wilayah Cidaun, Cianjur. Mobil korban sempat digadaikan kepada seseorang dan baru di DP Rp2 juta. Tapi karena surat-suratnya tak kunjung dilengkapi, mobil itu disimpan di polsek oleh orang yang menerima gadaiannya,” ungkap Joni.

Menurut Joni, motif pembunuhan dikarenakan pelaku cemburu kepada korban karena adanya cinta segi tiga.

Setelah satu bulan penyelidikan, polisi akhirnya mengetahui keberadaan pelaku. Pelaku diamankan di sebuah kosan di wilayah Kota Bandung, (19/10).

“Pelaku kami jerat dengan pidana pembunuhan berencana Pasal 340 Junto 338 KUHP, ancaman hukumannya pidana mati atau 20 tahun penjara,” pungkasnya. (fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *