Dewan Kawal Proses Ganti Rugi Proyek Double Track

by -23 views

SUKABUMI – Kegalauan yang dirasakan ratusan warga Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, yang tempat tinggalnya bakal terkena dampak proyek double track, mendapat sorotan dari anggota DPRD Kota Sukabumi Fraksi Partai PKS. Anggota DPRD Kota Sukabumi Fraksi Partai PKS Danny Ramdani meyakini, Pemeritah Daerah (Pemda) Kota Sukabumi memiliki rasa tanggungjawab terhadap nasib ratusan warga yang terkena dampak proyek double track.

“Terkait kegalauan ratusan warga tersebut, saya menilai hal yang wajar, dalam hal ini Pemkot juga harus memberikan informasi seluas-luasnya kepada warga,” ujar Danny Ramdani. Lanjut Danny, pihaknya selaku wakil rakyat bersamaan Pemkot Sukabumi akan terus mengawal dan mengawasi perkembangan proyek double track tersebut.

“Kami dari anggota dewan Fraksi Partai PKS bersamaan Pemkot akan terus mengawal program proyek ini hingga tuntas. Apalagi warga di Kota Sukabumi jangan sampai dibuat galau karena informasi yang tidak bertanggungjawab,”  tegasnya lagi.

Diberitakan sebelumnya, ratusan warga Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Jawa Barat merasa galau. Pasalnya, warga sampai saat ini belum mendapat informasi ganti rugi dampak pembangun double track PT KAI.

“Kami ingin kejelasan dan kepastian pengantin uang untuk warga yang terkena dampak Double Track, kami juga harus jauh-jauh hari memikirkan nasib seperti apa warga kami kedepannya,” Ketua RT 04/ RW 02 Kelurahan Benteng, Hendra.

Hendra menjelaskan, sebagian besar warga yang tinggal dilahan PT KAI kebanyakan kalangan kurang mampu atau miskin. Kendati warga sudah memahami kondisi yang terjadi saat ini, namun dirinya meminta peran pemerintah daerah dalam membantu kegalauan yang dihadapi warga. “Warga sudah mengerti kondisi akan adanya pembangunan Double Track, ini untuk mendukung program pemerintah, tapi nasib mereka kedepannya harus diperhatikan segera,” jelasnya. (rud/hep/suf)