Dewan Kawal Sekolah Terdampak Proyek Jalur Ganda

by -

SUKABUMI – Pembangunan jalur ganda di wilayah Kabupataen Sukabumi ternyata melahirkan berbagai persoalan baru di masyarakat. Sehingga menjadi perhatian serius dari pemerintah daerah dan DPRD Kabupaten Sukabumi. 

Seperti halnya persoalan mengenai relokasi beberapa bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) yang terkena bagian dari adanya pembangunan jalur ganda kereta api tersebut. 

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi, Hera Iskandar, memastikan bahwa berkaitan dengan jalur ganda itu pihaknya sudah melakukan berbagai upaya termasuk turun ke lapangan. “Sedikitnya ada sekitar 7 bangunan SD yang akan terkena dampak dan itu harus segera dipikirkan, ” kata Hera saat ditemui usai Paripurna di Gedung DPRD, kemarin.

Menurut politisi Partai Gerindra itu, pihaknya sudah turun langsung dan mengajak Kepala Dinas Pendidikan, Solihin. Dirinya mengaku, sudah dianggarkan untuk membuat perencanaan. “Di perubahan 2019 ini, kita sudah menganggarkan sekitar 70 jutaan lebih untuk membuat perencanaan saja. Di 2020 nanti, langsung masuk ke wilayah teknis penyiapan lahan, pembelian lahan, tanah dan lain-lain,” jelas Hera. 

Menurutnya, proyek jalur ganda merupakan sebuah pos mayor tetapi ada peringatan dini pemerintah. “Sudah ada pos mayor tapi menyiapkan diri. Menurut saya ini keterlaluan, tapi pemerintah sudah respon sekali 2020 sudah masuk rencana teknis dan perencanaan sudah dianggarkan,” sebutnya. 

Selain masalah sekolah, komisi IV juga menerima keluhan daru warga Cibadak. “Ada sekitar 177 KK yg akan terkena double track, dewan akan langsung turun dengan Dinas Perkimsih untuk melihat permasalahnya. Relokasinya kemana, apa yang dibutuhkan pendampingan dari pemerintah,” tuturnya. (win/ade/suf)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *