Diancam Hukuman Mati, Zul Zivilia Ikhlas

by -43 views

METROPOLITAN – Zul Zivilia kembali jalani sidang lanjutan terkait kasus narkotika di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Senin (21/10) kemarin. Sejak Zul tiba di pengadilan, sang istri selalu mendampinginya hingga menjelang sidang digelar.

Sebelum memulai sidang, Zul mengaku sudah siap menjalani segala proses yang akan dilaluinya. Ia mengaku ikhlas apapun yang akan terjadi, karena baginya semua ini adalah rencana Allah. “Jalani aja. Ikhlas apapun yang terjadi itu semua rencana Allah,” ucap Zul ketika berjalan menuju ruang sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

Meski dibayangi dakwaan yang berat atas kasusnya ini, Zul mengaku sang istri selalu membesarkan hatinya. Begitu pun dengan keluarganya yang selalu memberikan support untuk dirinya. “Ya nggak apa-apa tidak ada yang berat, dengan segala hikmahnya tidak ada satu pun cobaan yang diberikan Allah yang tidak sanggup saya hadapi,” ujar Zul Zivilia.

Dukungan dari sang istri, diakui Zul sangat membantunya dalam menghadapi masalah ini. Ia juga bersyukur karena ditangkap polisi, sehingga bisa lepas dari jeratan narkoba. “Bukan saya yang membesarkan justru istri saya yang membesarkan. Ya keluarga paling saya suruh banyakin solat tahajud, banyakin berdoa semua tentu dengan segala hikmahnya. Bayangin kalau saya nggak ditangkap bisa jadi saya overdosis di sana,” tukasnya.

Meski telah mempersiapkan diri sidang tersebut harus ditunda lantaran Jaksa Penuntut Umum (JPU) belum siap, sehingga sidang harus ditunda hingga minggu depan. Zul sendiri mengaku tak keberatan atas penundaan tersebut. Karena baginya proses sidangnya ini tak perlu disegerakan. Namun dirinya sendiri tak menampik sedikit deg-degan menunggu pembacaan tuntutan.

“Iya (ditunda), nggak kecewa ya. Memang ini prosesnya nggak perlu menyegerakan sesuatu, sudah ditentukan waktunya. Sedikit deg-degan iya, mungkin ini rencana dari yang di Atas, tapi kalau tuntutan dibacain kan jadi lebih berat,” ujar Zul.

Sebelumnya, Zul Zivilia didakwa tiga pasal sekaligus yakni pasal 114 ayat (2) subsider, pasal 112 ayat (2), pasal 132 ayat (1) undang-undang Republik Indonesia nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Ia ditangkap di salah satu apartemen di kawasan Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara beberapa waktu lalu, dalam penangkapan tersebut ditemukan barang bukti narkoba jenis sabu seberat 9,4 kilogram serta 24 ribu butir ekstasi. (kpl/mam)