Digugat Tiga Kader Gerindra

by -136 views

METROPOLITAN – Baru saja dilantik sebagai anggota DPR RI 2019-2024, Mulan Jameela digugat tiga kader Partai Gerindra. Mereka adalah Sigit Ibnugroho Sarasprono, Yusid Toyib dan Fahrul Rozi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Ketiganya melakukan perlawanan terhadap putusan Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra soal penetapan anggota legislatif terpilih.

“Ada dua berkas. Yang satu perlawanan atau bantahan terhadap putusan tersebut, yang satu gugatan. Saya belum lihat isi gugatannya,” kata Humas Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Achmad Guntur, kemarin.

Achmad menjelaskan, persidangan perkara gugatan itu akan dilakukan mulai Kamis (3/10). Selain Mulan, mereka yang juga menjadi tergugat adalah Adnani Taufiq, Adam Muhamad, Siti Jamaliah, Sugiono, Katherine A OE, Irene, Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya dan Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerakan Indonesia Raya. “Saya belum tahu perkembangan sidangnya bagaimana. Tapi tentu tergugat ini akan dipanggil,” kata Achmad.

Sebelumnya, Mulan Jameela dan delapan caleg Gerindra lebih dulu menggugat partainya. Mereka menuntut ditetapkan sebagai anggota legislatif terpilih berdasarkan jumlah suara yang berhasil mereka raih dalam pemilihan legislatif lalu. Gugatan perdata diajukan pada 26 Juni 2019.

Awalnya, gugatan mengatasnamakan 14 caleg yang tak terpilih dalam pemilihan legislatif lalu. Namun saat proses sidang bergulir, lima caleg mencabut gugatannya. Di antara yang batal menggugat itu adalah Rahayu Saraswati D Djojohadikusumo, keponakan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto.

Gugatan Mulan Jameela cs ternyata dikabulkan seluruhnya. Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mengharuskan Partai Gerindra dan Komisi Pemilihan Umum menetapkan istri dari musikus Ahmad Dhani serta delapan lainnya itu menjadi anggota legislatif terpilih.

“Menyatakan tergugat satu dan tergugat dua berhak melaksanakan langkah administrasi internal dengan para penggugat, dan menetapkannya menjadi anggota legislatif di daerah pemilihannya masing-masing,” ujar Hakim Ketua Zulkifli.

Fahrul Rozi, salah satu caleg yang diberhentikan DPP Partai Gerindra dan digantikan Mulan, menggugat PN Jaksel beserta 39 orang lainnya. Menurut dia, gugatan derden verzet memang terbilang baru dalam dunia politik.

Namun jika gugatannya dikabulkan maka bisa jadi yurisprudensi baru dalam dunia politik dan bisa berdampak luas pada partai lainnya. “Gugatan ini ruang untuk pihak yang terkait dan dirugikan akibat putusan PN Jaksel yang menerima gugatan Mulan cs,” katanya.

Fahrul mengaku bersama Ervin merasa dirugikan dengan putusan PN Jaksel yang memenangkan Mulan. Putusan itu membuat Fahrul diberhentikan dari keanggotaan, dan Ervin tidak jadi dilantik menjadi anggota DPR RI. Fahrul sengaja menggugat secara derden verzet karena menurutnya titik awal dari masalah pemecatan dia dan Ervin adalah adanya putusan PN Jaksel yang menerima gugatan Mulan Jameela.

Menurut Fahrul, sejak awal PN Jaksel sudah salah menerima putusan tersebut. Sebab, seharusnya sengketa pemilu diselesaikan di Mahkamah Konstitusi (MK), bukan di tingkat PN. “Makanya saya menduga ini sudah ada settingan dari awal yang dilakukan DPP Gerindra untuk meloloskan Mulan cs dengan putusan pengadilan,” ujar Fahrul. (kps/tem/els/run)