Dilarang 3 Kali Bermain, di Denda Rp311 Juta

by -

METROPOLITAN – Komisi Disiplin (Komdis) FIGC menjatuhkan hukuman kepada Franck Ribery larangan tiga kali bermain dan denda sebesar 20 ribu euro atau setara Rp311 juta. Sanksi ini diberikan buntut tindakannya mendorong ofisial pada saat laga usai duel Fiorentina vs Lazio.

Insiden tersebut terjadi saat Fiorentina menjamu Lazio di pekan kesembilan Liga Italia. Dalam pertandingan di Stadio Artemio Franchi, Senin (28/10) dini hari WIB itu, La Viola kalah 1-2 dari tim tamu.

Usai pertandingan dan gol kemenangan Lazio yang dinilai kontroversial, para pemain Fiorentina melancarkan protes kepada wasit dan para asistennya.

Ribery kemudian tertangkap kamera mendorong hakim garis. Pesepakbola 36 tahun itu terlihat dua kali mendorong hakim garis sebelum ditarik oleh seorang staf Fiorentina.

Akibat tindakannya itu, Ribery dijatuhi hukuman larangan bertanding sebanyak tiga kali. Mantan pemain Bayern Munich itu juga didenda 20 ribu euro.

Dalam keputusannya yang diumumkan Senin (28/10), Komdis FIGC menilai Ribery telah melakukan tindakan “mendatangi dengan sikap mengancam dan sikap tidak hormat terhadap asisten, sebagai tambahan ke kata-kata yang tidak pantas, dengan mendorongnya dengan satu tangan mengarah ke dada, begitu juga dorongan lain dengan mencengkeram lengan.”

Dengan demikian, Ribery akan absen saat Fiorentina menghadapi Sassuolo, Parma dan Cagliari di Liga Italia. Demikian seperti diwartakan Football Italia.(dtk/rez/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *