Duduk Bersama demi Warga

by -21 views
KOMPAK: OKP beserta ormas di Kecamatan Parung foto bersama usai menggelar pertemuan dengan camat Parung dan KNPI Kecamatan Parung.

METROPOLITAN – Ratusan anggota Organisasi Kemahasiswaan dan Pemuda (OKP) beserta Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) di Kecamatan Parung, menggelar pertemuan dengan Camat Parung Yudi Santosa dan Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Parung, Fikar Khairul Fahmi di Kedai Felfest, Jalan Raya Parung, Desa Jabon Mekar,  (19/10) malam.

Laporan: Khaerudin

Dalam kegiatan tersebut, Camat Parung, Yudi Santosa tampak didampingi Benni SM seorang tokoh senior organisasi di Kecamatan Parung. Selain dihadiri  jajaran pengurus KNPI. Hadir pula HMI, OKP Karang Taruna, Pemuda Muhamadiyah, GP Ansor, GPII dan lainnya. Sementara dari Ormas terlihat pengurus Pemuda Pancasila, BPPKB, BBR, PPM, GMBI, Lapbas, Kembang Latar dan lainnya.

Ketua KNPI Parung, Fikar Khairul Fahmi, mengatakan, kegiatan ini adalah bertujuan untuk menjalin silaturahmi dan membangun kesepahaman, kebersamaan dan kemajuan organisasi kepemudaan serta kemasyarakatan di Kecamatan Parung.

“Untuk pertama kalinya dalam sejarah OKP dan Ormas di Kecamatan Parung bisa berkumpul dan bertemu bersama, apalagi dihadiri seorang camat,” kata Fikar. Menurutnya, dukungan moril Camat Parung, tentu menjadi semangat tersendiri bagi KNPI dan seluruh OKP serta Ormas untuk bersama-sama memajukan wilayahnya agar lebih baik lagi ke depan.

Sementara itu, Camat Parung, Yudi Santosa, mengatakan, di Kecamatan Parung ada dua kekuatan potensi masyarakat yang harus terus dibina dan diberdayakan demi peningkatan kemajuan pembangunan. “Dua potensi besar itu adalah pemuda melalui OKP dan Ormas serta Alim Ulama. Nah dua kekuatan potensi ini harus bisa sejalan, seiya sekata, serempak bergerak dan bertindak demi kebaikan masyarakat Parung,” ucapnya.

Dia menegaskan, sebagai pelayan masyarakat yang dipercaya menjadi camat, dirinya ingin bekerja dan ingin ibadah untuk melayani masyarakat sesuai azas keadilan untuk semua elemen masyarakat. Untuk itu, selaku camat dirinya ingin dekat dan mengenal secara utuh semua masyarakat, termasuk jajaran OKP dan Ormas. “Yang sering terjadi adalah kurang jalannya komunikasi antar semua pihak. Maka saya ingin terjun langsung. Bukan cuma mendorong dari belakang atau menarik dari depan. Bukan ayoo tapi “hayu” berjalan dan berjuang bersama,”pungkasnya.(khr/c/yok)