Emil Ajak TP PKK Bangun Jawa Barat

by -22 views

METROPOLITAN – Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil mengajak Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Jawa Barat dan 27 kabupaten/kota untuk bersama-sama membangun Jabar, dengan berkolaborasi bersama pemerintah melalui program-program terkait, termasuk bidang kesehatan. Ini dilakukan mengingat Provinsi Jabar dengan jumlah penduduk kurang lebih 49 juta jiwa masih dihadapkan kepada masalah antara lain tingginya angka stunting dan kematian ibu dan bayi, serta pengendalian angka kelahiran dan peningkatan kualitas penduduk.

“Jadi ini fokus kesehatan, karena kasus kesehatan masih mengemuka di pedesaan. Stunting masih banyak berkumpul di area pedesaan, kemudian ada sinyalemen dari Kepala BKKBN Jabar bahwa kematian ibu juga banyaknya di desa, termasuk ada kenaikan persentase kelahiran juga di desa,” kata pria yang akrab disapa Emil.

Meski begitu, Emil merasa yakin apa yang dilakukan dinas atau lembaga terkait bersama Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jabar sudah baik. “Belajar dari negara lain sebenarnya sistem sosial kita sudah luar biasa menjangkau segala rupa. Kita tinggal (meningkatkan) kekompakan saja untuk membawa kemajuan keluarga di desa, kota dan Jawa Barat,” ucap dia.

Kerja sama tersebut, lanjut Emil, dapat mewujudkan konsep Pentahelix ABCGM (Academic, Business, Community, Goverment, Media) yang menjadi metode Pemdaprov dalam membangun Jabar di berbagai sisi. Pun kerja sama dengan TP PKK adalah salah satu perwujudan konsep Pentahelix.

“Tugas membangun Jawa Barat merupakan tugas bersama. Kami mengajak akademisi, pengusaha, komunitas, dan media untuk berkolaborasi mewujudkan Jawa Barat Juara Lahir dan Bathin dengan inovasi dan kolaborasi,” kata Emil merujuk visi Jabar.

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Jabar, Atalia Praratya Ridwan Kamil, menyatakan pihaknya siap untuk berkolaborasi dengan pemerintah untuk menggagas program-program inovasi dalam penguatan ketahanan dan pembangunan keluarga. Salah satunya adalah melalui program Sekolah Perempuan Impian dan Cita-cita (Sekoper Cinta) dan Program Siaran Keliling (Sarling).

Atalia pun sepakat bahwa untuk membangun Jabar, diperlukan kolaborasi ABCGM agar program bisa diterapkancepat dan sesuai dengan sasaran. “Selain itu, terkait kolaborasi program dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat kita punya Sekoper Cinta supaya permasalah perempuan dan keluarga bisa diselesaikan oleh Ibu Rumah Tangga,” katanya. “Ada juga program Saling, dalam program ini kita bergerak ke 27 kota/kabupaten dan sekarang sudah titik kesembilan. Di sini kita juga melaksanakan program kolaborasi,” tambahnya. (*/rez)

Loading...