Gelar Lomba, Lestarikan Batik lewat Hand Buked

by -
SEMRINGAH: Sejumlah pengurus DWP Kabupaten Bogor menunjukkan hasil karyanya melalui bahan batik.

METROPOLITAN – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bogor menyelenggarakan lomba merangkai hand buked dari kain batik khas Jawa Barat (Jabar) di Gedung Tegar Beriman, kemarin. Kegiatan itu diikuti ratusan dharma wanita perwakilan dari 40 kecamatan dan 34 Perangkat Daerah (PD).

Kegiatan itu dilakukan untuk meningkatkan kreativitas dan inovasi penggunaan kain batik sebagai wariasan budaya nasional. Serta dalam menyambut Hari Lahir ke-20 DWP yang jatuh pada 7 Desember 2019.

Ketua DWP Kabupaten Bogor Nurhayati Burhanudin mengatakan, kegiatan merangkai bunga dari kain batik selain menyambut HUT ke-20 DWP juga menjadi momen pembinaan seluruh anggota dharma wanita PD dan kecamatan untuk bagaimana meningkatkan kerja sama, inovasi serta kualitas diri yang berdampak pada peningkatan ketahanan keluarga. Dengan pemanfaatan kain batik, ia juga mengajak untuk mengu-rangi penggunaan plastik dalam berkreasi.

“Dengan persembahan hand buked kain batik ini, bukan hanya mengurangi limbah sampah plastik. Tetapi kainnya bisa dimanfaatkan kembali untuk pakaian, gendongan bayi dan lainnya. Karena kainnya utuh tanpa ada pemotongan saat merangkainya,” katanya.“Inilah kenapa kami gunakan bahan dasar kain batik. Kalau dari bunga asli tidak tahan lama, mudah busuk, akhirnya jadi sampah. Ke depan, kita juga akan lakukan pembinaan jemput bola ke dinas dan ke-camatan seKabupaten Bogor,” sambungnya.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kabupaten Bogor Raneldi Yushab Fiansyah menuturkan, inovasi merupa-kan upaya percepatan kemam-puan para anggota dharma wanita Kabupaten Bogor dalam mendukung pembangunan Kabupaten Bogor. Selain itu, inovasi merangkai bunga juga menjadi solusi alternatif dalam meningkatkan pertumbuhan perajin batik di Kabupaten Bogor.

“Kami sangat apresiasi kegiatan ini. Di tengah kema-juan teknologi batik sebagai wariasan budaya nasional perlu dilestarikan. Tentunya dengan inovasi baru dan cara yang tidak biasa. Kegiatan ini juga bertujuan mendorong terwujudnya Karsa Bogor Maju dan Membangun melalui kreativitas dan inovasi,” jelasnya. (*/rez/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *