Gerindra Tunggu Rakernas Masuk Koalisi Pemerintah

by -

METROPOLITAN – Partai Gerindra segera memutuskan posisi tetap menjadi oposisi atau gabung ke pemerintah Joko Widodo (Jokowi) dalam rapat kerja nasional (rakernas) mendatang. Jubir Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyebut rakernas tersebut akan digelar pada pertengahan Oktober nanti. “Pak Prabowo sudah memerintahkan partai supaya menggelar rakernas di 15, 16, 17 (Oktober),” kata Dahnil saat ditemui di Kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (9/10).

Dahnil memastikan sikap politik Prabowo dan Gerindra akan disampaikan pada hari terakhir rakernas. Namun soal lokasi rakernas, Dahnil menyebut belum diputuskan. “Kan orang lagi tunggu, apakah kita beroposisi. Istilah saya, akan menjadi mitra kritis, atau jadi mitra internal, oposisi, atau dalam pemerintahan itu akan diputuskan sekitar tanggal 17 Oktober,” jelasnya.

“Kemungkinan di Jakarta atau di Hambalang. Tempatnya belum ditentukan. Di situlah nanti Pak Prabowo akan menyampaikan kepada publik sikap politik Pak Prabowo dan sikap politik Gerindra,” imbuh Dahnil. Awalnya, Partai Gerindra menyatakan tahu diri dengan tidak mengharapkan posisi menteri dari pihak Presiden Jokowi. Kini, Gerindra mulai terbuka berbicara soal lobi-lobi dengan pihak Istana Kepresidenan.

Lobi-lobi ini mulai terlihat melalui informasi bahwa Gerindra telah menawarkan sejumlah konsep kepada Jokowi sebagai pertimbangan sebelum memutuskan apakah bergabung ke pemerintah atau tidak. Gerindra menjelaskan kembali soal konsep-konsep tersebut.

Wakil Ketua Umum Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menjelaskan konsep itu berisi ide ketahanan pangan, keamanan dan energi. Kalau konsep itu diterima, Gerindra bakal tahu program prioritas pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin nanti. “Dan setelah bidang-bidang itu disetujui dari konsep yang mana, baru nanti kita bicara orang,” kata Waketum Gerindra Sufmi Dasco Ahmad di gedung DPR, Senayan, Jakarta. “Jadi nggak betul kalau kita kemudian kita sudah bicara langsung orang atau bidang-bidang, karena sampai saat ini kita masih komunikasikan tentang konsep-konsep yang kami berikan kepada pemerintah,” sambungnya.

Peluang Gerindra bergabung ke pemerintahan Jokowi-Ma’ruf benar-benar ada. Gerindra bakal memutuskan posisi tetap menjadi oposisi atau bergabung ke pemerintah Jokowi dalam rakernas mendatang. “Untuk pembicaraan soal masuk atau tidak di kabinet, nah, Partai Gerindra akan memutuskan dalam suatu rakernas. Rakernas itu yang kemudian akan diselenggarakan dalam waktu dekat,” kata Dasco di gedung DPR. (dtk/mam/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *