HPPMI Kembangkan Pisang Ambon di Bogor

by -36 views
KOMPAK: Perwakilan HPPMI terlihat kompak sebelum menanam bibit Pisang Ambon di Kampung Waru Doyong, Desa Kuta, kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor.

METROPOLITAN – Sukses melakukan percontohan penanaman pisang Ambon, petani muda yang tergabung dalam Himpunan Petani dan Peternak Milenial Indonesia (HPPMI) mulai mengembangkan penanaman dalam jumlah besar. Usaha ini dilakukan karena masih kurangnya pasokan pisang khususnya di wilayah Jabodetabek .

Untuk pasokan pisang di wilayah Jabodetabek saat ini di datangkan dari Lampung dan Sukabumi. Sedangkan, di wilayah Kabupaten Bogor sendiri masih banyak lahan yang bisa dimanfaatkan untuk pengembangan budidaya pisang dalam jumlah besar.

“Di Kampung Waru Doyong, Desa Kuta, kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor ini kami sudah siap menanam pisang jenis Ambon seluas 3,5 Ha. Sebanyak 3600 pohon pisang,” kata Ketua Umum HPPMI, Aldi Supriyadi saat penanaman perdana, Sabtu ( 19/10).

Dia menambahkan untuk wilayah kecamatan Ciawi, dan Megamendung telah disiapkan lahan seluas 20 Ha, khusus untuk budidaya Pisang Ambon.

Ditempat yang sama, Ketua Bisang Budidaya Pisang HPPMI, H Ibnu hujaimah Azizi, menuturkan di wilayah Ciawi dan Megamendung, sangat baik untuk budidaya pisang jenis apapun, tetapi karena permintaan pisang Ambon cukup tinggi, dirinya memilih pengembangan Pisang Ambon.

“Permintaan pisang Ambon keperluan bogor saja masih kurang, untuk saat ini kamu memperluas penanaman, ini bukan berarti ini tidak melirik budidaya pisang jenis lain, tetapi akan dikembangkan sela jutnya,” kata Pria yang akrab disapa Jemy itu.

Satu pohon pisang Ambon dapat menghasilkan 25 sampai 30 kilo dalam satu tandan, kalo sudah berjalan, dari luas lahan 10 Ha, kecamatan Megamendung dapat menauplai minimal 3 Ton pisang Ambon setiap harinya. ‚ÄúTarget kami satu tahun 2020 mendatang bisa mencukupi kebutuhan pisang Ambon minimal di wilayah kabupaten Bogor bahkan bisa kirim ke Jabodetabek.” Tambah Zemy.(*/rez/py)