Ilegal, Galian Kalisuren Disetop

by -
ILEGAL: Galian di Desa Kalisuren, Kecamatan Tajurhalang, disetop lantaran tidak mengantongi izin dan menyerobot tanah milik pemda.

TAJURHALANG – Galian ilegal belakangan ini marak terjadi. Seperti aktivitas galian di Desa Kalisuren Kecamatan Tajurhalang. Kondisi ini memaksa camat Tajurhalang dan Satpol PP Kecamatan Tajurhalang bertindak tegas dan menutup galian tersebut lantaran tidak mengantongi izin. Selain itu lokasi galian juga mengambil tanah milik pemerintah daerah (pemda). “Kita meminta kepada pihak tanggung jawab galian tidak melakukan aktivitas. Jika setelah diperingatkan dan diminta berhenti masih juga membandel dengan melakukan penggalian maka kami akan bertindak tegas ke jalur hukum. Ini belum ada izin. jelas melanggar,” ujar Camat Tajurhalang Fikri Ihsani

Fikri juga mengatakan soal galian sudah beberapa kali disetop namun pengusahanya nakal. Sehingga ia mengintruksikan Satpol PP untuk menyetop galian tersebut. “Kalau masih beroperasi akan kita perkarakan kepolisian karena ini penyerobotan lahan pemerintah yang sudah dibebaskan untuk jalur jalan Bomang,” katanya.

Ia menjelaskan surat dari yang bersangkutan juga ada menyatakan yang bersangkutan tidak akan melakukan hal yang serupa tetapi mereka tetap saja beroperasi. “Ya sudah kalau memang seperti itu kita pakai jalur hukum,” ujar ketua DPD KNPI Kabupaten Bogor ini.

Kepala Seksi Trantib Kecamatan Tajurhalang Sularso menambahkan, galian di Desa Kalisuren sudah disetop sejak Senin (14/10). Berita acaranya sudah dilaporkan ke camat. “Soal izin nggak ada, ya mereka main petak umpet saja sama kita,” katanya. Pantauan media ini galian tersebut tidak terlihat berhenti, puluhan armada seperti truk tronton pengangkut tanah terus keluar masuk dari siang sampai malam hari. Galian tersebut juga beroperasi ada di siang hari dan di malam hari. (khr/b/els)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *