Jelang Pelantikan Presiden, Bogor Deklarasi Tolak Demo Anarkis

by -19K views
Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bogor bersama pelajar dan masyarakat saat deklarasi damai jelang pelantikan presiden dan wakil presiden di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jumat (18/10).

METROPOLITAN.id – Jelang pelantikan presiden dan wakil presiden, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bogor bersama masyarakat dan pelajar menggelar deklarasi damai di halaman Stadion Pakansari, Cibinong, Jumat (18/10).

Deklarasi ini berisi beberapa poin. Di antaranya menolak unjuk rasa atau demo anarkis, menolak radikalisme dan terorisme serta menciptakan Indonesia damai, NKRI harga mati.

Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan, Forkopimda bersama masyarakat dan pelajar bergabung untuk deklarasi damai menjelang persiapan pelantikan presiden dan wakil presiden.

Politisi PPP ini mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bogor agar menghadapi momen pelantikan ini dengan tenang dan situasi yang kondusif.

“Insya Allah Bogor kondusif dengan bersatunya semua elemen masyarakat yang hadir di sini dalam deklarasi damai. Tentunya ini menambah rasa kepercayaan diri kami agar masyarakat Bogor tidak terprovokasi untuk melakukan tindakan yang negatif,” kata Ade Yasin usai deklarasi.

Selain itu, dirinya juga meminta pelajar dan mahasiswa tidak melakukan aksi saat pelantikan.

Menurutnya, pelantikan presiden dan wakil presiden sudah sesuai konstitusi dan harus diterima seluruh masyarakat.

Pelajar fokus aja belajar dan tetap berada di rumah masing-masing. Mahasiswa kan pelajar juga, sama ya. Saya harap mahasiswa tidak terprovokasi, sudah lihat saja di tivi rumah masing-masing bagaimana konstitusi itu berjalan,” pungkasnya. (cr2/fin)