Kelas Ambruk, Siswa SDN Kiarajangkung Belajar di Teras

by -

SUKABUMI – Bangunan SDN Kiarajangkung Jampang Kulon, Kabupaten Sukabumi, dianggap sudah tak aman lagi bagi kegiatan belajar mengajar. Pasalnya, beberapa ruang kelas sudah lapuk pada bagian atap. Bahkan, pada Rabu (23/10) atap ruangan yang dipakai kelas I ambruk.

Peristiwa tersebut terjadi pukul 11:30 WIB saat siswa belajar. Beruntung tak ada korban jiwa karena ruangan tersebut sudah lama dikosongkan. Namun, kini ada dua ruangan lagi yang kondisinya mengkhawatirkan. Yaitu ruangan yang dipakai kelas II dan III.

Sebelumnya, ruangan kelas II sudah dikosongkan karena kondisinya membahayakan, sedangkan kelas III masih digunakan untuk belajar. Tetapi sejak ambruknya kelas I maka kelas III tidak ditempati lagi.

“Ruangan kelas I dan kelas II sudah hampir dua bulan dikosongkan untuk mengantisipasi agar tidak terjadi korban,” kata salah seorang guru SDN Kiarajangkung, Asep Budiman.

“Memang kondisinya kemarin masih bisa dipaksakan. Namun sekarang untuk menjaga keselamatan siswa terpaksa dikosongkan karena atap kelas III masih satu rangkaian dengan atap kelas I yang sudah ambruk,” jelasnya.

Akibat peristiwa tersebut, siswa SDN Kiarajangkung terpaksa belajar di musala dan di perpustakaan SMPN 6 Jampang Kulon hingga di teras kelas.

“Sementara siswa kelas III menggunakan musala. Untuk kelas VI pinjam ruang perpustakaan ke SMPN 6 Jampang Kulon. Juga ada yang di teras halaman, yakni kelas IV,” kata Kepala SDN Kiarajangkung, Samsun.

Samsun menjelaskan, untuk kelas I dan II terakhir direhab pada 2005. Kemudian pada 2007 rehab dilakukan untuk kelas III, IV dan V. Kini sekolah itu mendapat bantuan rehab dua ruang yaitu kelas IV dan V dari DAK 2019. Sementara itu, jumlah siswa di sekolah tersebut sebanyak 122.

Mengenai ambruknya atap kelas I, pihaknya sudah melaporkan kepada Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sukabumi. “Kami sudah laporan ke dinas dan akan segera ditindaklanjuti,” pungkasnya. (suc/suf/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *