Palawija Jadi Ikon Desa Cijujung

by -14 views

METROPOLITAN — Tak kurang dari 87 hektare, dari total keseluruhan 290 hektare persegi, wilayah Desa Cijujung di Kecamatan Cibungbulang Kabupaten Bogor merupakan hamparan ladang persawahan.

Bahkan, hampir setengah warga yang berdomisili diwilayah itu merupakan masyarakat tani yang mengelola lahan persawahan sejak puluhan tahun (1960) hingga saat ini (2018).

Sekretaris Desa (Sekdes) Cijujung Sapei Santana mengatakan, saat ini warga tengah fokus pada pertanian palawija, seperti umbi-umbian, bayam, kangkung dan jagung.

“Penjualannya saat ini kepasar tradisional. Baik didalam Kota dan Kabupaten Bogor hingga keluar Kota Bogor, ” terangnya kepada Metropolitan.

Safei sapaanya menambahkan, harga yang dijual para petani cukup terjangkau, lantaran langsung dari ladang untuk didistribusikan kepasar-pasar.

“Seperti, tanaman kangkung dibandrol hanya Rp500-Rp1000 per ikatnya. Bahkan setiap musim panen tiba, pengepul sudah menunggu langsung di lahan pertanian untuk langsung dibawa kepasar tradisional, ” tukas lelaki kelahiran Bogor 04 Oktober 1979 itu. (yos/b/yok)

Loading...