Panitia Pilkades Sukamulya Terpaksa Ngutang

by -39 views

RUMPIN – Panitia pemilihan kepala Desa (Pilkades) tingkat Desa Sukamulya mulai menjerit. Alokasi anggaran untuk pelaksaan tahapan pilkades belum juga turun ke tangan pelaksana panitia tersebut. Ketua Panitia Pilkades Sukamulya, Dadang Hilali, mengaku harus meminjam uang untuk mendanai tahapan dan sosialisasi pilkades.

Menurut dia, hingga saat ini panitia sudah menutupi anggaran untuk sosialisasi dan menjalankan tahapan-tahapan dengan menelan biaya sekitar Rp50 juta. Sedangkan calon kepala desa tidak dipungut biaya atau gratis. Saat ini, pihaknya pun kebingungan untuk membiaya pembuatan surat kertas dan tempat pemungutan suara. “Kami sebagai panitia sudah banyak utang ke sana ke sini. Keluhan seperti yang harus diperhatikan pemda Bogor. Pelaksanaan pilkades sudah tinggal beberapa hari lagi,” katanya.

Oleh karena itu, Dadang mendesak kepada Pemda Bogor untuk segera mengeluarkan anggaran Pilkades tahun 2019 ini, yang betul-betul sudah sesuai dengan jadwal. “Kalau tidak dicairkan mereka mau duduk di mana dan makan dari mana serta, untuk penempatan para calon di mana dan yang lain, ” pungkasnya (sir/b/els)