Pelajar SMKN 2 Belajar Jadi Pengusaha dan Pebisnis

by -28 views

METROPOLITAN – Sebanyak 180 pelajar kelas XII SMK Negeri 2 Kota Bogor mengikuti kegiatan sosialisasi Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Materi yang disampaikan salah satu perusahaan terkemuka di Indonesia ini diselenggarakan selama tiga hari di aula sekolahannya.

Kepala SMK Negeri 2 Kota Bogor, Joko Mustoko, menjelaskan perlunya siswa-siswi mengenal dunia usaha dan dunia industri. Menurutnya, ini merupakan bekal bagi mereka jika sudah lulus dari SMK Negeri 2 dan memasuki dunia kerja. “Sosialisasi DUDI ini sangat penting bagi mereka, karena ini merupakan pembekalan bagi kelas XII yang sebentar lagi akan lulus dari sekolah dan memasuki dunia kerja,” katanya.

Joko juga membanggakan kegiatan sosialisasi DUDI yang sedang berjalan tersebut. “Yang benar itu seperti kegiatan sekarang ini, setelah pihak sekolah melakukan penandatanganan MoU atau kerjasama dengan beberapa perusahaan, kemudiasn pihak perusahaan memberikan sosialisasi mengenai keberadaan dunia usaha dan dunia industri, yang ada di perusahaan itu secara jelas dan terprogram. Jangan setelah MoU ditandatangani lalu berkasnya hanya tersimpan di atas meja dengan tanpa realisasi,” ucap dia.

Jika perusahaan itu membutuhkan tenaga kerja khusus, dituturkan Joko, sementara kebutuhan tenaga itu tidak ada programnya di sekolah, maka pihak perusahaan harus memberikan penjelasan dan sosialisiasi mengenai kebutuhan tenaga kerja yang perlu disiapkan tenaga ahlinya, sehingga ke depan jika perusahaan membutuhkan tenaga kerja khusus, maka pihak sekolah sudah menyiapkan tenaga kerja tersebut.

“Malu dong kalau lulusan SMK Negeri 2 tidak tahu apa-apa tentang dunia usaha dan dunia industri. Tetapi jika sudah diberikan pelatihan dan sosialisasi sebelumnya, mereka pasti mampu mengerjakan apa yang diharapkan perusahaan,” beber Joko.

Menyinggung mengenai potensi lulusan SMK Negeri 2 Kota Bogor, Joko, meyakini siswa-siswi lulusannya tiap tahun bisa dikatakan lusdes diterima di beberapa perusahaan, bahkan hingga saat ini sebanyak 19 orang lulusan SMK Negeri 2 langsung diterima kerja di luar negeri

“Mereka diterima di beberapa perusahaan dan industri besar di Jepang. Mereka diterima bukan hal yang mudah, tetapi melalui seleksi yang sangat ketat, terutama kemampua kerja mereka,” tandas Joko.(ber./ar/rez)