Pemerintah Buka Kesempatan Mahasiswa Kuliah di Amerika

by -23 views
SAMBUTAN: Menristekdikti, Mohamad Nasir, tengah memberikan sambutan dalam kegiatan kuliah umum di Undiksah Denpasar, beberapa waktu lalu

METROPOLITAN – Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir, mengatakan mulai tahun depan pihaknya akan menyeleksi mahasiswa sarjana untuk melanjutkan pendidikan magister di Amerika Serikat. Menurutnya, ada 100 mahasiswa pada tahap awal.

“Mulai 2020, kami akan membuka kesempatan pada mahasiswa terbaik untuk kuliah di Amerika Serikat. Untuk tahap awal ada 100 mahasiswa, tahun berikutnya lagi kami harapkan bisa 200 mahasiswa,” kata Mohamad Nasir.

Untuk perekrutan, Kemenristekdikti akan melakukan seleksi mahasiswa terbaik mulai dari Aceh hingga Papua. Tahapan pendaftaran dimulai Februari 2020. Syarat utamanya adalah memiliki indeks prestasi kumulatif (IPK) minimal 3,5. Kemudian mempunyai rasa nasionalisme yang tinggi.

Ia menambahkan pemerintah sudah menjalin kerja sama dengan University of Chicago, Amerika Serikat. Para mahasiswa terpilih itu akan kuliah di kampus itu mulai dari magister hingga doktoral. “Untuk tahap awal fokusnya adalah sains komputer. Tahun berikutnya bisa berubah lagi fokusnya sesuai kebutuhan,” ucap dia seraya menambahkan, para mahasiswa itu akan dibiayai pemerintah AS. Saat ini, Kemenristekdikti berkoordinasi dengan Kedubes AS di Jakarta.

Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko, mengatakan hal itu merupakan bagian dari program manajemen talenta Presiden Jokowi, yakni dengan membentuk “kopassus ilmuwan”. “Mereka ini, mahasiswa terbaik Indonesia diseleksi untuk kuliah ke luar negeri dan nantinya akan kembali mengabdi di Indonesia di berbagai bidang,” katanya.

Para mahasiswa terbaik itu, akan kuliah di sejumlah perguruan tinggi terbaik dunia. Selama ini, masih sedikit mahasiswa Indonesia yang kuliah di perguruan tinggi top dunia. “Kalau dibandingkan mahasiswa China dan India, kita jauh tertinggal,” ujarnya seraya menambahkan, untuk tahap awal yakni di University of Chicago, yang masuk ke dalam 10 besar universitas top dunia.(rep/rez)