Pemilik Bangunan Kandang Ayam di Sungai Cikompeni Kena Tegur

by -21 views

METROPOLITAN – Pembangunan kandang ayam petelur milik Harun (60) di atas aliran Sungai Cikompeni, Desa Sukamahi, dipelototi pengawas Tata Bangunan wilayah Kecamatan Megamendung. Kemarin, pengawas Asep, melayangkan surat teguran pertama ke pihak pemilik bangunan tersebut.

Meskipun berada di lahan milik pribadi, kata dia, tetap saja tidak bisa dibangun karena mengganggu garis sepadan sungai. “Belum lagi kotoran ayamnya nanti yang mengotori sungai,” tegas dia.

Dari surat teguran satu akan ditunggu selama satu minggu. Jika pembangunan tersebut masih berlanjut, maka akan dilanjutkan ke surat teguran dua. “Surat teguran sudah dilayangkan. Kalau masih ngeyel juga, dilanjut sampai surat teguran kedua,” jelasnya.

Harun sang pemilik bangunan ‘keukeuh’ mempertahankan akan membangun lahan yang diklaim miliknya tersebut. “Saya tidak punya surat apa – apa, tapi yang jelas itu tanah milik pribadi. Aliran sungai ini yang menggerus lahan pribadi saya. Silahkan untuk lebih jelasnya tanya saja ke pihak desa,” ungkap Harun.

Pengawas pengairan UPT Ciawi H Dedi memaparkan, lahan aliran sungai yang diakui sebagai tanah pribadi Harun, tidak benar adanya. Sejak dulu juga aliran Sungai Cikompeni mengalir ke lahan tersebut. “Silahkan saja buktikan kalau lahannya memang milik pribadi,yang jelas itu lahan aliran sungai, bukan lahan milik Harun seperti yang diakuinya,” pungkasnya. (ash/b/els)

Loading...