Percepat Pembangunan lewat Bulan Bakti Pancakarsa

by -27 views
PELUNCURAN: Bupati Bogor Ade Yasin saat meluncurkan Bulan Bakti Pancakarsa di Tanjungsari, kemarin.

METROPOLITAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor resmi menggelar Bulan Bakti Pancakarsa. Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan, Bulan Bakti Pancakarsa ini sebagai bentuk aksi nyata pemerintah daerah dalam percepatan pembangunan dan menggaungkan semangat gotong-royong.

“Ini upaya pemerintah daerah dalam percepatan pembangunan dan menumbuhkan kembali semangat gotong-royong masyarakat yang mulai terkikis,” ujarnya saat peluncuran Bulan Bakti Pancakarsa, bersamaan dengan upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-106 di Lapangan Babakankadu, Desa Buanajaya, Kecamatan Tanjungsari, kemarin.

Politisi PPP itu menuturkan, Bulan Bakti Pancakarsa ini digelar selama satu bulan penuh, berbarengan dengan program TMMD. “Ini juga sebagai bentuk sinergitas antara pemda dengan TNI. Kita bersatu padu bersama masyarakat bergotong-royong membangun desa, memperbaiki jalan, membangun jembatan, membuat TPS (Tempat Pembuangan Sampah, red) sementara, bersih-bersih sungai dan pembenahan rumah ibadah,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, ternyata TNI bersama pemkab membuka akses bagi warga Desa Buanajaya yang berada di ujung Timur Kabupaten Bogor dan menjadi perbatasan dengan Kabupaten Cianjur. Jalan perbatasan yang dibangun memiliki panjang 2,5 kilometer, tetapi yang baru dibuka hanya 1,6 kilometer dan menyisakan 900 meter lagi. Jalan yang masih dari tanah merah berdebu nantinya akan dilapisi aspal hotmiks yang akan ditembuskan sampai Kampung Telaga, Desa Cigunungherang, Kecamatan Cikalong Kulon, Kabupaten Cianjur.

Selain pembangunan jalan antarkabupaten, Ade Yasin juga menekankan bahwa dalam Bulan Bakti Pancakarsa ada juga kegiatan seperti pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), bersih-bersih sungai dan lingkungan, pembuatan tempat pembuangan sampah sementara, serta perbaikan rumah ibadah.

Ade Yasin berharap kegiatan yang dilakukan serentak di 416 desa dan 19 kelurahan yang tersebar di 40 kecamatan di Kabupaten Bogor bisa menjadi langkah awal pembangunan bagi Kabupaten Bogor yang masih memiliki 45 desa tertinggal. “Kita juga mendapatkan dukungan berupa semen dari beberapa perusahaan semen yang ada di Kabupaten Bogor,” ujar Ade Yasin.

Di lokasi yang sama, Kepala Staf Daerah Militer (Kasdam) III/Siliwangi Brigjen TNI Dwi Jati Utomo mengatakan, selain TMMD, Kodam III/Siliwangi juga akan melakukan beberapa kegiatan lagi seperti Satata Sariksa yang akan membantu Kabupaten Bogor untuk membuka akses jalan bagi 45 desa tertinggal.

“Terima kasih saya ucapkan kepada ibu bupati dengan masyarakat Kabupaten Bogor yang sudah bekerja sama karena TMMD ini merupakan program kerja lintas sektoral antara kementerian dan lembaga. Dan hari ini luar biasa sambutan dari bupati sangat membanggakan,” ungkapnya.

Informasi yang didapatnya, jalur Tanjungsari-Cikalong yang akan tembus ke Bendungan Jatiluhur akan dibantu proses pengerjaannya oleh Pemkab Purwakarta. “Akses masyarakat di Desa Buanajaya ini untuk berinteraksi dengan masyarakat di sekitar akan lebih terbuka lebar tentunya jika memang bisa tembus ke Purwakarta,” imbuhnya.

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto yang juga hadir mengaku akan membantu semua kegiatan pemerintahan dari sektor budgeting. Kegiatan yang dapat membantu pembangunan di Bumi Tegar Beriman yang luasnya sampai 2.966,8 kilometer per segi harus diperbanyak lagi titik-titiknya. “Dari DPRD Kabupaten Bogor kami berkomitmen membantu dari sektor budgeting, karena masyarakat punya hak merasakan infrastruktur yang layak dan air bersih,” tegasnya.

Dandim 0621/Kabupaten Bogor Letkol Inf Harry Eko Sutrisno yang sekaligus menjabat ketua Satgas TMMD ke-106 menambahkan, selain pembangunan jalan, TMMD juga fokus pada pembuatan MCK dan pembangunan masjid. “Terakhir ada 150 personel yang dilibatkan pada TMMD ini. Dari warga tiap harinya ada 50 yang membantu. Kemungkinan nanti akan ada tambahan 300 orang yang bekerja setiap harinya,” pungkasnya. (cr2/c/els/run)

Loading...