Petani Belum Berani Menanam Padi

by -24 views

SUKABUMI – Sebagian besar petani di Selatan Kabupaten Sukabumi belum berani menanam padi. Sebab, hingga pertengahan Oktober 2019 ini belum turun hujan di Selatan Jawa Barat tersebut.

“Di wilayah Selatan Sukabumi belum ada hujan sama sekali,” ujar Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kecamatan Surade H Sahlan.

Lahan pertanian petani masih kering, kondisi cuaca berangin dan berdebu. Hal itu menyebabkan para petani belum berani menanam padi. Bila memaksakan menanam, maka akan berpotensi pada gagal panen akibat kesulitan sarana pengairan.

Karena itu, para petani berharap kondisi tersebut tidak berkepanjangan. Jika akhirnya turun hujan, petani akan langsung menanam padi.

Sahlan mengatakan, sebelumnya para petani mayoritas sudah beralih menanam palawija seperti semangka. Peralihan itu dilakukan untuk mengantisipasi dampak kekeringan akibat kemarau yang terasa di Selatan Sukabumi.

Lahan pertanian di Kabupaten Sukabumi yang mengalami gagal panen bertambah banyak. Hingga awal Oktober 2019 tercatat ada 3.536 hektare lahan kekeringan yang gagal panen.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi Sudrajat mengatakan, luasan kumulatif kekeringan mencapai 6.756 hektare. Dari jumlah tersebut, yang tidak bisa panen atau puso mencapai 3.536 hektare dan sisanya kekeringan tingkat ringan, sedang hingga berat.

Pada Agustus, lahan pertanian yang gagal panen hanya 2.700 hektare. Hal itu disebabkan lahan pertanian yang awalnya mengalami kekeringan ringan, sedang dan berat meningkat menjadi puso.

Ribuan hektare lahan yang kekeringan itu, tutur Sudrajat, tersebar di 32 kecamatan dari 47 kecamatan di Kabupaten Sukabumi. Namun yang paling banyak tersebar di Selatan Sukabumi karena sebagian besar merupakan sawah tadah hujan. (rep/suf/run)