Pilkades Kalisuren Memanas

by -270 views
MEMANAS: Kedua tim pemenangan cakades Kalisuren, Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor, sempat memanas

METROPOLITAN – Belum sempat menyuarakan fakta integitras damai, kedua tim pemenangan calon kepala desa (cakades) Kalisuren, Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor sempat memanas dan  adu mulut pun terjadi antar kedua tim.

Pantauan Metropolitan, setelah pengocokan nomor urut salah satu tim pemenangan riuh, namun tiba-tiba salah satu pendukung gontok-gontokan yang mengakibatkan kericuhan terjadi. Padahal, himbauan sebelumnya sudah di utarakan panitia pilkades, kesatuan kepolisian dan TNI.  Akibat hal ini, salah satu pendukung calon langsung membubarkan diri. Terlihat, panitia pilkades Kalisuren nampak cemas, himbauan para cakades pun langsung diucapkan ke dua calon, agar pendukung tak memprovokasi pesta demokrasi ini.

Sementara itu, himbauan juga di tegaskan Komandan Koramil, Kapolsek Bojonggede dan panitia penyelenggara. Sementara, acara tetap berlangsung hingga selesai. Informasi terhimpun, empat cakades menjadi kandidat dalam pesta lima tahunan tersebut. Diantaranya, Nomor Urut 1 Beni Harun, Nomor Urut2 Odih Ilyas, Nomor Urut 3 Tri Wahyudi, dan Nomor Urut 4 Khotib. Acara ini berlangsung di Lapangan Kalisuren RT 01/04.

Kapolsek Bojonggede, Kompol Supriady, menuturkan, pilkades ini diharapkan dapat berjalan aman, tertib, lancar dan damai. Kendati begitu, ia menyikapi insiden tersebut lataran salah paham “Seharusnya, mereka – mereka yang tahu dan perwakilan, tapi ternyata jumlah mereka banyak dan kebetulan diadakan di desa,” katanya kepada Metropolitan, kemarin.

Terkait hal kedua, paparnya, pihaknya sudah mengambil langkah yang cepat, sehingga kejadian ini dapat di redam (tidak membesar, red). “Ini menjadi pengalaman antisipasi untuk aparapat keamanan, dan diwilayah Kecamatan Tajurhalang, Desa Kalisuren desa pertama untuk pengundian nomor urut,” katanya.

Adapun, Komandan Koramil Bojonggede Kapt CHK Edy Sugiyarto menjelaskan, pada pelaksanaan tersebut, pihaknya menerjunkan sebanyak 15 personel dan 20 personel dari pihak kepolisian. “Tidak ada toleransi yang melanggar aturan yang sudah diinformasikan,” tegasnya.

Sementara, Ketua Panitia Pilkades Kalisuren Taufik Abdul Rizal mengatakan, sebanyak 12.746 Daftar Pemilih Tetap (DPT) terdata di Desa Kalisuren. “Nanti, 3 November 2019 akan dipusatkan di sini (RT 01/04, red) untuk lokasi TPS. Jadi di pusatkan pada satu titik dan berlangsung mulai pukul 07:00 WIB – 13:00 WIB,” paparnya.

Terkait insiden yang terjadi, kata Taufik, pihaknya sudah maksimal untuk mencegah hal tersebut sebelum terjadi. Kendati begitu, ia mengklaim keributan yang terjadi tak jelas karena persoalan apa saja. “Saat saya pimpin rapar juga saya gak tau itu kejadian dan masalahnya apa. Itu spontan terjadi,” tandasnya (yos/c/yok)