Ratusan Pelajar dan Santri Meriahkan HSN 2019

by -24 views

METROPOLITAN – Penyelenggaran peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2019 yang berlangsung di Kota Bogor berlangsung meriah di halaman Balaikota Bogor, kemarin. Acara diikuti ratusan pelajar dan santri dari sekolah berbasis keagamaan seperti MTs dan MA serta Pondok Pesantren yang ada di wilayah Kota Hujan.

Selain pemandangan hingar bingar dan bahagianya para pelajar dan para santri dalam mengikuti pelaksanaan HSN ini, yang menarik dalam penyajian HSN itu adalah tema yang tertulis dalam sebuah Backdrop besar bertuliskan ‘Santri Indonesia Untuk Perdamaian Dunia’. Tulisan itu mendapat perhatian serius bukan saja para santri, tetapi juga para tokoh pesantren yang mengikuti Upacara HSN itu.

Ketua Forum Pondok Pesantren yang juga pengelola salah satu pondok pesantren di Kota Bogor, KH Ahmad Baedowi, mengatakan pelaksanaan HSN tingkat Kota Bogor ini diikuti ratusan santri yang berasal dari 34 pesanten maupun sekolah sekolah keagamaan. “Mereka memang berasal dari sekolah-sekolah berbasis agama, terutama santri-santri dari Ponpes yang ada di Kota Bogor.” katanya.

“Lihatlah, mereka nampak bahagia, bisa bertemu dengan rekan-rekannya sesama santri atau pelajar. Mereka saling berfoto bersama para santri lain. Wajarlah kalau mereka hari ini tampak bahagia, karena kebiasaan sehari-hari para santri itu kan ada di pondok dan hari ini mereka bisa lebih bersosialisasi dengan rekan-rekan sesama santri yang berasal dari pondok yang berbeda” sambung Baedowi.

Kemeriahan dan kebahagiaan para santri itu terlihat sejak awal memasuki kawasan Balaikota Bogor. Belum lagi sebelum upacara HSN di mulai, para santri disuguhi dengan penampilan Marching Band dari MAN 2 Kota Bogor serta beberapa penampilan seni lainnya. “Saya berharap, penyelenggaraan HSN seperti ini harus digelar lebih meriah lagi, dengan melibatkan seluruh para santri dan pelajar di sekolah,” ucap dia.

“Saya juga cukup salut dan bangga atas ikut sertanya para kepala Dinas Instansi di lingkungan Pemerintah Kota Bogor yang mengikuti Upacara Hari Santri ini dengan menggunakan sarung. Ini sebagai simbol masyarakat Kota Bogor yang Islami, yang kelak bisa dijadikan contoh positif bagi para santri,” tutup Baedowi.(ber/ar/rez)