Razia Kendaraan sampai ke Jalan Kampung

by -4.7K views
TERTIBKAN: Anggota Polres Bogor saat meng-gelar Operasi Ze-bra Lodaya yang akan dilakukan selama 14 hari.

METROPOLITAN – Operasi Zebra Lodaya 2019 masih berlangsung. Kaur Bin Ops (KBO) Polres Bogor, Iptu Vino menjelaskan, sampai Sabtu (26/10), sudah ada sekitar 5.000 pelanggar yang ditindak. Jika dihitung, per harinya ada 1400 pengendara yang melakukan pelanggaran. Untuk jenis pelanggarannya seperti tidak menggunakan helm dan tidak melengkapi surat-surat kendaraan.

Vino menjelaskan, jalan-jalan kampung tidak akan luput dari pengawasannya. Walaupun ada pro kontra di masyarakat perihal jalan kampung yang dijadikan titik lokasi penindakan, ia mengklaim selama jalan tersebut sesuai dengan Undang-undang no 38 tahun 2004 tentang jalan, maka pihaknya berwenang untuk melakukan penindakan hukum di jalan tersebut, baik dalam bentuk razia ataupun hunting system.

Menurut catatan dari Pengadilan Negeri (PN) Cibinong Kabupaten Bogor, Operasi Zebra Lodaya selalu menjadi penyumbang terbesar jumlah perkara untuk pelanggaran lalu lintas. Pada Oktober 2017 tercatat ada 7.475 perkara yang masuk ke PN Cibinong dan di Oktober 2018 ada 8.255 perkara yang masuk. Dari data tersebut menunjukkan terjadinya peningkatan pelanggaran yang terjadi di wilayah Kabupaten Bogor.

Menanggapi hal tersebut, Vino menegaskan pihaknya tidak berpatok pada jumlah angka pelanggar yang ditindak, melainkan lebih kepada output yang dihasilkan melalui operasi zebra lodaya, yaitu berkurangnya angka kecelakaan lalu lintas. “Jadi kalau misalnya sedikit atau banyaknya pelanggaran yang kita lakukan tindakan hukum, ya outcomenya adalah menurunnya angka kecelakaan lalu lintas. Sejauh ini menurun sih,” tegasnya.

Terpisah, Kepala PN Cibinong, Irfanudin membenarkan, operasi razia terpadu yang dilakukan polres selalu menjadi lumbung bagi berkas perkara yang masuk ke PN untuk disidangkan. Tetapi, ia menjelaskan, dengan perubahan sistem dari manual ke online, membuat pihaknya lebih mudah dalam memutus perkara. Dengan sistem e-tilang, para pelanggar tidak perlu lagi datang ke PN untuk mengikuti persidangan. Hal tersebut juga menekan angka calo yang dulu sering terjadi di PN Cibinong. “Momen-momen seperti giat polisi itu kan memang pasti akan menambah volume berkas, tapi tidak masalah, karena sekarang sudah online. Pelanggar tinggal datang ke kejaksaan untuk membayarkan denda yang sudah diputuskan hakim kami,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, Operasi Zebra Lodaya 2019, digelar serentak se-Indonesia selama dua minggu. Selain untuk menekan angka kecelakaan lalulintas, Operasi Zebra Lodaya juga menjadi ajang untuk pengamanan Pilkades Serentak Kabupaten Bogor yang akan diselenggarakan pada 3 November mendatang.(cr2/b/els)