Ribuan Orang Ramaikan MTQ Kota Bogor

by -42 views
MERIAH: Ratusan peserta MTQ ke-38 saat pawai ke Taman Makam Pahlawan menuju lokasi perlombaan di Masjid Roosniah Al Ahmad dan mal The Jungle Bogor Nirwana Residence (BNR), kemarin.

METROPOLITAN – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-38 tahun 2019 Kota Bogor resmi dibuka, kemarin. Tak kurang dari 700 peserta MTQ dari enam kecamatan se-Kota Bogor meramaikan kegiatan. Festival pemuliaan Al Quran itu diawali dengan pawai 3.000 orang dari Taman Makam Pahlawan menuju lokasi perlombaan di Masjid Roosniah Al Ahmad dan mal The Jungle, Bogor Nirwana Residence (BNR).

Ketua II Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Bogor Ade Sarmili mengatakan, setelah pawai, perlombaan MTQ yang terbagi dalam 48 kategori dilaksanakan siang hari hingga pukul 23:00 WIB, sampai hari terakhir pelaksanaan Jumat (11/10). Untuk hari pertama, tilawah remaja putra dan putri dilaksanakan di mimbar utama. Lalu di mimbar B ada perlombaan untuk hapalan 10 juz putra dan putri.

“Sedangkan untuk mimbar C di Mal The Jungle, ada tilawah untuk anak-anak putra putri. Dilanjut dengan cerdas cermat isi Al Quran. Nah besok (hari ini, red) ada cabag lain di empat lokasi tersebut, halaman dan lantai dua masjid Roosniah Al Ahmad, Masjid Sulaimaniyah belakang dan mal The Jungle,” katanya kepada Metropolitan, kemarin.

Jika dirangkum, sambung dia, untuk di kedua masjid dilakukan kategori tilawah, qiraat hingga syaril quran. Lalu tafsir bahasa Arab-Inggris. Sedangkan di mal, dilombakan murotal, tahfiz quran dan kaligrafi untuk anak-anak. Total 700 peserta mengikuti 48 kategori.

Pria yang juga Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Bogor itu menambahkan, dari kegiatan MTQ ke-38 ini ada beberapa target yang ingin dicapai. Diantaranya ingin berupaya untuk menghapuskan Citra Kota Bogor sebagai kota intoleran. Sebab, Al Quran bisa jadi ruh inspirasi nilai kejujuran, keadilan, kebersamaan, toleransi dan saling menghargai.

Kedua, kata dia, upaya bagi muslim Kota Bogor agar ‘menggandrungi’ kitab sucinya dan salah satu alat dakwahnya melalui MTQ. Keterikatan kita dalam memahami, menghayati dan mengamalkan isi Al Quran.

“Lalu kita ingin erat dengan sebuah kegiatan, gerakan masyarakat untuk mencerdaskan kehidupan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim menuturkan, Al Quran diturunkan menjadi pedoman, petunjuk umat manusia dan sumber informasi inspirasi bagi ulama dalam mengembangkan teknologi. Ia pun mengajak semua pihak agar menjadikan MTQ sebagai suntikan energi bagi umat Islam Indonesia, khususnya kota Bogor, untuk membumikan Al Quran di dunia nyata dan kehidupan sehari-hari. Baik dalam keluarga hingga lingkungan.

“Saya berharap MTQ tingkat Kota Bogor ini jadi sumber kesejukan, mata air melimpahnya ukhuwah Islamiyah. Umat harus menjaga kerukunan. Yang jadi sumber energi warga yang taat pada agama,” tuntas Dedie. (ryn/c/yok)