Ribuan Santri Menyemut di Jalur Lingkar Selatan

by -39 views

SUKABUMI – Ribuan santri se-Kabupaten Sukabumi memeriahkan gelaran Hari Santri Nasional (HSN) di Jalur Lingkar Selatan, Cibolang, Kabupaten Sukabumi.

Wakil Sekretaris Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sukabumi Sirojudin Yusuf mengatakan, peringatan HSN itu dikemas dalam berbagai hal. Salah satunya perlombaan untuk mengembangkan kreativitas dan inovasi para santri.

Namun, Siroj mengaku hal yang paling penting dalam peringatan HSN yakni resolusi jihad tentang asal usul dari manakah hari santri itu selalu diperingati pada 22 Oktober.

“Dalam peringatan hari santri, kita kemas dalam berbagai perlombaan. Untuk selanjutnya santri yang memenangkan perlombaan akan kita lombakan di tingkat provinsi. Namun, yang terpenting peringatan hari santri adalah tentang resolusi jihad santri,” jelasnya usai menghadiri acara, kemarin.

Saat dikonfrimasi terkait peran serta NU dalam sosialisasi UU Pesantren, Sirod mengaku tentunya NU memiliki peranan yang sangat besar dan penting. Mengingat NU merupakan salah satu organisasi yang kebanyakan berasal dari kalangan pendiri pesantren.

“Jelas sekali NU mempunyai peran serta karena notabene kebanyakan berasal dari pesantren yang berdiri di bawah lembaga yang mengurusi kepesantrenan. Sehingga berperan serta aktif dalam menyosialisasikan UU Pesantren,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Sukabumi Marwan Hamami menyebut santri adalah modal untuk memajukan bangsa dan negara. Sebab, santri adalah sumber daya manusia yang multitalenta, yang tak hanya menguasai satu bidang saja namun juga dibanggakan dengan kemandiriannya.

“Dan kemandirian inilah yang sesuai visi Kabupaten Sukabumi yang religius dan mandiri. Jadi setiap manusia yang bisa survive (bertahan red) dengan lingkungan hidupnya, Insya Allah bisa membangun peradaban lebih cepat dibanding yang banyak kebergantugan,” paparnya.

Bupati berharap para santri ikut serta dan menyeimbangkan setiap perkembangan zaman, baik secara teknologi maupun keilmuan. Sehingga santri tak lagi termarginalkan sesuai amanat UU.

“Semoga peringatan hari santri memberikan dampak yang positif karena bapak presiden pun menginginkan SDM yang unggul dan Indonesia maju,” tutupnya. (dna/ade/suf/run)