Sabar The Saints

by -

METROPOLITAN – Southampton dibuat malu di depan pendukungnya sendiri saat menjamu Leicester City dalam lanjutan Liga Inggris 19/20 pada Sabtu (26/10). Tim berjuluk The Saints itu dibantai habis di kandang kebesarannya, Stadion St Mary dengan skor telak 0-9.

Sejak awal, Leicester sudah memainkan permainan penuh tekanan terhadap Southampton. Hanya dalam waktu 10 menit, mereka sudah mampu unggul satu skor berkat Ben Chilwell. Chilwell mampu menyambar dengan cepat bola mentah hasil tepis kiper Angus Gunn dari tendangan Harvey Barnes.

Southampton pun ingin membalas. Namun pada menit ke-12, tekel keras dari Ryan Bertrand kepada Ayoze Perez menghasilkan kartu merah dan membuat Southampton bermain dengan 10 orang. Jamie Vardy pun tak menyia-nyiakan kondisi malang Southampton tersebut.

Sampai akhir babak pertama, Leicester City berhasil mencetak gol empat tambahan berkat Youri Tielemans di menit ke-17 dan dua gol dari Ayoze Peres di menit 19 dan 39 serta Jamie Vardy di menit ke-45.

Keberuntungan masih memihak Leicester City di babak kedua. Pada menit ke-57, Leicester mampu menambah gol berkat Perez yang mampu memanfaatkan umpan terobosan Bernes. Baru semenit, Leicester City kembali menambah gol. Kali ini Vardy berhasil menyundul bola crossing dari Ben Chilwell.

Tertinggal tujuh angka, Southampton tampak bermain seadanya. Mereka tetap berusaha menekan sampai sebuah peluang terjadi di menit ke-69. Namun peluang itu gagal membuahkan hasil berkat Kasper Schmeichel.

Gol Leicester City kedelapan terjadi di menit ke-85. Kali ini, James Maddison yang menyumbangkan gol ke gawang Angus Gunn. Sedangkan gol pamungkas terjadi di masa injury time ketika wasit memberikan penalti kepada Leicester akibat Jan Bednarek menjatuhkan Vardy. Vardy pun memberikan gol ke-sembilan untuk Leicester City, persis sebelum peluit panjang berbunyi.

Sementara itu, hasil minor yang di dapat Southampton membuat manajemen berang. Kabarnya, manajemen Southampton tengah menimbang untuk memecat manajer Ralph Hassenhuttl. Apalagi, hasil ini sekaligus menjadi rekor kekalahan kandang terbesar sebuah klub sepanjang sejarah EPL yang dimulai sejak musim 1992/93.

Seperti dilansir dari Daily Mail, pihak Southampton sudah mengantongi sejumlah nama potensial calon pengganti Hassenhutl. Apalagi, Maya Yoshida dan kawan-kawan baru menang dua kali dari sepuluh pertandingan sejauh kompetisi musim ini berjalan.(cnn/rez/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *