Sekiam Lama Tak Terdengar, Aldi Taher Kini Jadi CEO Parfum

by -24 views

METROPOLITAN – Setelah sembuh dari kanker kelenjar getah bening, kabar pesinetron Aldi Taher sempat tak terdengar lagi. Namun, kini ia muncul dengan profesi baru, Aldi didapuk menjadi Chief Executive Officer (CEO) perusahaan parfum, Parfum Gwe Internasional.

Aldi ditunjuk langsung oleh founder dari perusahaan itu, R Tubagus Wijaya. Mantan suami Dewi Perssik ini berharap dapat menjalani tugasnya sebagai CEO dengan baik dan mengembangkan bisnis parfum di Indonesia.

“Segala sesuatu yang terjadi pada manusia sudah tertulis oleh Allah dan alhamdulillah saya banyak belajar. Saya di sini alhamdulillah juga sebagai CEO. Insya Allah saya akan melaksanakan tugas saya sebaik-baiknya dan semoga bisa mengembangkan industri parfum Indonesia,” ujar Aldi usai acara launching ParfumGwe di kawasan Dharmawangsa, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Alasan dari Aldi menerima tawaran dari Tubagus adalah ia mengetahui jika 51 persen dari saham perusahaan akan diwakafkan sehingga tidak hanya menjalankan bisnis tetapi juga bersedekah. “Itu yang buat saya semangat,” katanya

Perusahaan yang saat ini dinaungi oleh Aldi juga mencatatkan rekor yang diberikan oleh MURI sebagai perusahaan parfum pertama yang melayani pemesanan berdasarkan karakter kepribadian pelanggan.

Memang, parfum yang saat ini dimiliki oleh Aldi berbeda dengan parfum kebanyakan sebab telah menggunakan teknologi persona V.4.0. Parfum akan diracik sesuai dengan riset yang dilakukan dengan nama lengkap, tanggal lahir, jenis kelamin, dan golongan darah, sehingga setiap pembeli akan mendapatkan wangi parfum yang berbeda.

Parfum Gwe memiliki beberapa varian diantaranya Silver dengan daya tahan 7 jam, Gold dengan daya tahan 12 jam, Platinum dengan daya tahan 15 jam, Diamond dengan daya tahan 24 jam, dan terakhir Parfum Gwe Classic for Her & Him.

“Ini yang menjadi luar biasa, 4.0 itu yang akan jadi bekal kita untuk update dan relevan di perkembangan jaman. Parfum itu kan bisanya dijual offline tapi kita bisa jual dengan online tanpa harus cium wanginya.Teknologi yang berkembang jadi perbedaan kita, kita ada 12 golongan darah,” ucap Tubagus.