Sempat Melawan, Kurir Pengantar Sabu dari China Ditembak Polisi di Ciawi Bogor

by -25 views

METROPOLITAN.id – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Barat berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu dan ekstasi dari salah seorang kurir WAS (3/9) di Pintu Keluar Tol Ciawi, Rabu (2/9). Polisi menghadiahi pelaku dengan tembakan di bagian kaki karena sempat melawaan saat akan diringkus.

Tersangka diketahui warga Cianjur dan mengaku bekerja di bengkel las setiap harinya. WAS juga mengaku baru kali pertama menjadi kurir narkoba.

Dari hasil penangkapan itu, polisi berhasil menemukan 4 kilogram sabu dan 5.000 butir ekstasi.

Barang haram tersebut diperoleh dari China melalui Malaysia dan masuk ke Indonesia melalui Dumai.

Informasi yang dihimpun, pengungkapan ini bermula saat Tim Pemberantasan BNNP Jabar mendapat laporan dari masyarakat terkait peredaran gelap narkoba jenis sabu dan inex (ekstasi, red) di wilayah Cianjur dan Sukabumi, (29/9).

Tim selanjutnya melakukan penyelidikan dan menemukan titik terang. Seorang pria diketahui sedang melakukan perjalanan dari Pulau Sumatera menggunakan angkutan umum dan diduga terlibat dalam jaringan peredaran gelap narkotika antarpulau.

Mendapat informasi itu, tim langsung turun melakukan pemantauan di sejumlah lintasan angkutan umum wilayah Jakarta-Bogor-Cianjur.

Pada Rabu 2 Oktober 2019 sekitar pukul 23.30 WIB, tim berhasil meringkus pria yang dimaksud yaitu WAS (39) di pintu keluar Tol Ciawi Bogor.

BNNP Jabar pun mengamankan barang bukti berupa empat bungkus teh cina yang diduga berisi sabu sekitar 4 kilogram.

Saat digeledah, tim menemukam 4 bungkus narkoba jenis sabu dengan berat 4 kilogram. Selain itu, tim juga menemukan 5000 ekstasi dalam 23 bungkusan.

“Kita mengamankan empat bungkus berisi sabu. Beratnya mencapai empat kilogram. Selain sabu-sabu kita juga menyita 5.000 butir pil ekstasi,” kata Kepala BNN Jabar, Brigjen Sufyan Syarif.

Menurutnya, pelaku warga Cianjur tersebut menyimpan narkoba itu dalam sebuah tas ransel berwarna hitam.

“Barang yang dibawa tersangka WAS (39) diperoleh dari China melalui Malaysia dan masuk ke Indonesia melalui Dumai. Tersangka kemudian menyeberang dari Lampung menuju Ciawi Bogor dan kami tangkap,” terangnya.

Sufyan mengatakan,tersangka dikendalikan oleh orang tak dikenal melalui sambungan ponsel. (tr/snd/fin)