Sepeda Motor Indonesia Laris Manis

by -1.2K views
SEMANGAT: Para buruh pabrik motor sedang merakit komponen motor untuk dijual di diler motor.

METROPOLITAN – Ekspor sepeda motor tahun ini berpeluang meningkat. Meski pasar lokal cenderung stagnan, permintaan ekspor tumbuh dengan tajam. Hal tersebut dapat dilihat berdasarkan data penjualan ekspor Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI).

Dari data tersebut penjualan ekspor sepeda motor Indonesia meningkat pesat, dimana sepanjang Januari 2019 – Agustus 2019 mencapai 520.279 unit.

Jumlah tersebut meningkat 40persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya mencapai 369.304 unit. Bahkan penjualan ekspor delapan bulan pertama 2019 ini sudah 83persen dari realisasi ekspor tahun lalu yang tercatat 627.421 unit.

Peningkatan juga terjadi jika dibandingkan dengan penjualan ekspor periode sebelumnya yakni Juli 2019 yang hanya mencapai 71.114, sedangkan Agustus 2019 mencapai 81.497 unit. Apakah produsen mulai mengarahkan pasarnya keluar negeri dengan melambatnya permintaan dalam negeri?

Menurut Sigit Kumala, Ketua Bidang Komersil AISI pendorong ekspor lantaran permintaan ditingkat global memang bertumbuh. “Harga motor produksi Indonesia juga kompetitif dan memenuhi standar Internasional,” ungkapnya.

Sedangkan pasar lokal bagi produsen sendiri tidak akan ditinggalkan, mengingat penjualan ekspor selama ini hanya kisaran 10persen dari permintaan dalam negeri yang tiap tahun mencapai 6 juta unit motor.

Lebih lanjut untuk proyeksi pertumbuhan ekspor menurut Sigit, sampai akhir tahun ini berpeluang tumbuh hingga 35persen-40persen dibandingkan tahun kemarin.

Adapun jumlah ekspor tahun 2018 kemarin tercatat sebanyak 627.421 unit, artinya dengan target tersebut diperkirakan ekspor tahun ini bakal berkisar 847.018 unit – 878.389 unit.

Sementara itu pada bulan Agustus 2019 saja, ekspor motor utuh atau Completely Built Up (CBU) PT Astra Honda Motor (AHM) memberikan kontribusi ekspor sebanyak 37persen pada bulan tersebut atau 30.342 unit.

General Manager Sales PT Astra Honda Motor (AHM) Ignatius Didi Kwok mengatakan, penerimaan produknya keluar negeri cenderung menguat.

“Kami melihat potensi ekspor terus berkembang karena model-model yang kami produksi sesuai dengan minat di pasar global dan memiliki daya saing yang kuat, terutama di pasar Asia,” terangnya. (ktn/suf)