Tanpa Papan Proyek, Pembangunan Jaling Sukamahi Disoal

by -20 views
PROYEK JALING: Ini proyek jaling di Kampung Nagrog, Desa Sukamahi yang sudah berjalan namun tanpa dilengkapi informasi proyek.

METROPOLITAN РMEGAMENDUNG  Pembangunan jalan lingkungan (jaling) sepanjang 1.800 meter di Kampung Nagrog, RT 03, Desa Sukamahi, sampai kemarin masih belum menempelkan papan kegiatan di lokasi pengerjaannya. Proyek yang menelan anggaran Rp180 juta ini menyisakan pekerjaan rumah (PR) bagi Pemerintah Desa (Pemdes) Sukamahi.

Menurut Bagian Keuangan Pemdes Sukamahi, Saepul, masyarakat banyak yang meminta jalan lingkungannya diaspal. “Sampai saat ini sudah 2.100 meter kami mengaspal jalan, meskipun dalam pengajuannya hanya 1.800 meter saja,”ungkapnya.

Saepul juga mengakui, karena proyek tersebut baru dua hari maka belum dipasang papan proyek. Sedangkan yang membuat perjanjian dengan pihak pemborong adalah Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) dengan tim penyedia jasa calon kades petahana, Encep Sobandi. “Yang membuat perjanjian dengan adalah TPK dan penyedia jasa,”jelas Saepul.

Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Kecamatan Megamendung, Agus Sandi, memaparkan, jika proyek yang dikerjakan oleh pihak ketiga maka wajib dipasang papan proyek. “Seharusnya papan proyek itu dipasang sebelum kegiatan dimulai. Pembangunan tersebut adalah kewenangan Pejabat sementara (Pjs), bukan kepala desa yang sudah tidak lagi menjabat,karena memang jabatannya itu sudah habis,” beber Agus.

Sekertaris Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia,(Apdesi) Kabupaten Bogor,Ismail menjabarkan, Pjs bertanggung jawab atas kegiatan DD yang sedang berlangsung di Desa Sukamahi, karena kewenangan Pjs sama dengan kepala desa. “Jadi Pjs memang harus bertanggung jawab terhadap DD yang tengah berlangsung,termasuk tidak adanya papan proyek,” tegas Ismail. (ash/b/els/py)