Warga Laladon Keluhkan Pasokan PDAM

by -120 views

METROPOLITAN – Warga Kompleks Laladon Permai, RW 05, Desa Laladon, Kecamatan Ciomas, mengeluhkan kondisi pasokan air PDAM yang sering mati.

Warga perumahan, Soni Gumilar menuturkan, sudah dua bulan lebihso pakan air PDAM cabang Ciomas mengalir kecil dan mati di jam tertentu.

”Pukul 07:00 sampai 13:00 WIB air PDAM sudah tidak mengalir. Sekalinya mengalir lagi malam sekitar pukul 23:00 WIB. Itu pun hanya untuk mandi dan cuci piring. Untuk masak, istri saya terpaksa beli air isi ulang, ” keluhnya.

Ketika debit air menurun, sambung Soni, PDAM seharusnya segera merespons. Pihaknya juga sudah menyampaikan keluhan tersebut ke dirops PDAM, namun belum ada tindak lanjut. PDAM beralasan ada penurunan debit air dan tengah diperiksa adanya kebocoran.

”Sebagai konsumen, kami kan tetap bayar walau air kerap mati. Kami lihat tidak ada jaringan PDAM yang tengah diperbaiki. Intinya, kami minta pasokan air normal, bukan mati dan air kecil, ” tegasnya.

Senada, Sekretaris RW 05, Mahdijar, menambahkan, sering matinya sambungan air PDAM dikeluhkan 150 KK di RW 05. Ia merasa kecewa dengan layanan PDAM Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor yang hingga kini belum juga ada perbaikan. Padahal, kebutuhan air sangat urgen bagi masyrakat.

”Kita minta segera diperbaiki. Jangka pendeknya, PDAM menyediakan pasokan air ketika ada warga yang kesulitan atau tidak teraliri air, ” ungkapnya.

Menanggapi keluhan warga, Kepala cabang PDAM Ciomas, Joko, menjelaskan, kurangnya pasokan air ke konsumen tak luput dampak musim kemarau berkepanjangan. Selama ini sumber air dari mata air dan sistem pengaliran gravitasi bukan perpompaan. Artinya, air tersebut mengalir dari dataran tinggi hingga dataran rendah.

”Saya berusaha menampung keluhan konsumen dan melaporkan distribusi PDAM pusat untuk segera diatasi, ” katanya.

Untuk PDAM cabang Ciomas mengandalkan pasokan air baku dari mata air Ciburial, Cibinong dan Kahuripan. Namun, di musim kemarau memang debit air kecil. Untuk menghilangkan gelembung udara dari saluran air, pihaknya juga memasang ventil air.

Adanya penurunan debit air, dari pusat juga tengah memantau pasokan air di jam puncak yang kerap terjadi penurunan air yakni pukul 05:00 sampai 07:00 WIB.

”Yang terpenting, bagaimana caranya air bisa sampai ke pelanggan dan konsumen bisa menyediakan dulu tempat penampungan hingga musim penghujan tiba, ” tukasnya. (ads/c/els/py)